Dinaiki Sejoli, Honda Brio Tengkurap Usai Terbang Tabrak Pembatas Jalan, Penyebab Kecelakaan Diungkap Polisi

Parwata - Selasa, 18 Januari 2022 | 12:00 WIB

Kondisi Honda Brio setelah terbalik di jl Hayam Wuruk, Cempaka Putih, Jelatung, Jambi (Parwata - )

Otomania.com - Dinaiki sejoli, Honda Brio tengkurap usai terbang tabrak pembatas jalan, penyebab kecelakaan diungkap polisi.

Kecelakaan lalu lintas terjadi pada satu unit Honda Brio yang terlihat sudah dalam kondisi tengkurap di tengah jalan.

Melansir dari TribunJambi.com, Honda Brio bernomor polisi BH 1054 NC tersebut mengalmi kecelakaan di Jalan Hayam Wuruk, Cempaka Putih, Jelutung, Kota Jambi.

Insiden kecelakaan Honda Brio yang terjadi pada Sabtu (15/1/2022) pukul 23.10 WIB tersebut sempat viral di sejumlah media sosial Instagram.

Dalam video, tampak mobil warna hitam tersebut terbalik tepat di tengah jalan, dengan posisi ban di bagian atas.

Setelah melakukan olah TKP, Kasat Lantas Polresta Jambi, Kompol Aulia Rahmad mengatakan.

Mobil tersebut diketahui dikemudikan oleh Farhan, yang masih berstatus mahasiswa dan satu orang penumpang wanita.

Kecelakaan tunggal tersebut berawal saat Farhan melaju dari arah Simpang Puncak menuju ke Simpang Empat Jelutung.

Namun, saat itu mobil lepas kendali dan menabrak pembatas jalan.

Baca Juga: Kijang Innova Terduga Pelaku Tabrak Lari Babak Belur Diamuk Warga, Suasana Medan Berubah Jadi Mencekam

Nahas, mobil langsung terpental ke jalur berlawanan dari arah Simpang Jelutung menuju ke Simpang Puncak dengan kondisi terbalik, dan badan mobil yang ringsek.

Kata Aulia, insiden tersebut murni kecelakaan tunggal, dan sopir tidak dalam kondisi di bawah pengaruh minuman keras.

Beruntung tidak ada korban jiwa atas kecelakaan tersebut.

"Kita sudah olah TKP, tidak ada korban jiwa hanya ada 1 luka ringan," kata Aulia, Minggu (16/1/2022).

"Untuk kerugian materil diperkirakan Rp 80 juta," tutup Aulia.

Artikel ini telah tayang di TribunJambi.com dengan judul Honda Mobilio yang Dikemudikan Sejoli Terbalik di Jelutung, Begini Kronologinya,