Bikin Risih, Benarkah Mencabut Rambut Ban Baru Bisa Ngerusak? Begini Penjelasannya

Parwata,Muhammad Farhan - Selasa, 23 November 2021 | 13:46 WIB

Ilustrasi rambut ban motor (Parwata,Muhammad Farhan - )

Otomania.com – Bikin Risih, Benarkah Mencabut Rambut Ban Motor Bisa Merusak Ban, Begini Penjelasannya

Pada ban motor baru biasanya terdapat rambut ban yang berada pada pinggiran telapak ban.

Munculnya rambut ban motor terjadi karena proses curing, yaitu proses dimana ban berada dalam mesin cetak atau moulding.

Banyak orang yang membiarkan saja rambut ban motor tersebut sampai akhirnya lepas sendiri saat ban digunakan.

Baca Juga: Ban Baru IRC dan Zeneos Enggak Dibungkus Plastik Lagi, Kualitas dan Performa Produk Jadi Pertanyaan

Namun ada yang bilang, mencabut rambut ban motor akan berdampak negatif seperti merusak ban, benarkah?

Rambut ban motor dibiarkan lepas sendiri atau dicabut, begini penjelasan menurut salah satu perwakilan produsen ban motor.

Kristiadi Abidin, selaku Replacement 2W Dunlop Tyre Indonesia, menjelaskan

“Dicabut atau dibiarkan itu tidak ada pengaruhnya bagi konstruksi ban motor." buka Kristiadi Abidin.

Baca Juga: Kata Siapa Ganti Ban Motor Lebih Lebar Bikin Tarikan Mesin Jadi Berat? Ini Faktanya

"Karena rambut ban sendiri merupakan karet sisa produksi dari pembuatan ban di pabrik,” jelasnya.a.

Berada dalam mesin kondisi suhu panas dan bertekanan tinggi, sisa karet yang meleleh terdorong keluar sehingga saat proses selesai jadi membentuk rambut ban.

“Saat sudah mengering dan siap pakai, rambut ban motor hanya menjadi karet mati yang fungsinya terpisah dari tapak ban itu sendiri,” lengkapnya.

Sehingga enggak menjadi persoalan lagi bagi konstruksi ban motor, seperti menjadi sebab ban retak atau bocor halus.

Baca Juga: Wajib Tahu, Ini Fungsi Penting Segitiga Kecil yang Ada di Sisi Ban Motor

Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan, rambut ban motor bisa dengan aman dicabut atau dibiarkan saja hingga lepas sendiri.

Nah, jadi anggapan kalau mencabut rambut di permukaan ban motor akan merusak ban, tidaklah benar.