Disiram Air, Api Malah Jadi Besar, Begini Cara Benar Padamkan Motor Terbakar

Parwata,Dia Saputra - Kamis, 30 September 2021 | 11:00 WIB

Ilustrasi motor terbakar (Parwata,Dia Saputra - )

Otomania.com - Disiram Air, Api Jadi Besar, Pakar Safety Riding Kasih Penjelasan Cara Padamkan Motor Terbakar

Touring menggunakan motor tentu perlu sejumlah persiapan yang harus dilakukan.

Dengan tujuan, untuk meminimalisir kejadian tak diinginkan saat melakukan perjalanan bermotor.

Seperti contonya yang terjadi pada beberapa waktu lalau yang dialami oleh seorang biker yang menggunkan Ducati Multistrada.

Baca Juga: Pengguna Motor Perlu Tahu, Ini Penyebab Motor Mendadak Terbakar

Ducati Multistrada yang dipakainya itu terbakar saat melakukan touring bersama rombongan motor gede (moge) lainnya.

Dalam kejadian tersebut, sejumlah orang di lokasi kejadian berusaha memadamkan api yang membakar motor menggunakan air.

Muhammad Ali Iqbal, Community Development & Safety Riding Supervisor Astra Motor Yogyakarta setelah melihat kejadian tersebut lewat video mengatakan.

Dirinya tidak menyarankan penggunaan air untuk memadamkan api saat kendaraan terbakar.

Baca Juga: Kendaraan Terbakar Saat Isi Bensin di SPBU, Bisa Minta Ganti Rugi? Pertamina Berikan Jawaban Begini

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Agoez Bandz Official (@agoez_bandz4)

Menurut Iqbal, memadamkan api menggunakan air saat kendaraan terbakar bukanlah cara yang efektif.

"Cara memadamkan api yang paling aman adalah menggunakan APAR (Alat Pemadam Api Ringan)," buka Muhammad Ali Iqbal, Rabu (29/09).

"Kalau api sudah besar, disiram air justru memperbesar kobaran api," lanjut Iqbal melalui WhatsApp.

Memang, terkadang orang akan refleks menyiram air, karena air diketahui efektif untuk mematikan api.

Baca Juga: Honda Scoopy Baru 2 Bulan Dibeli Ludes Terbakar, Lagi Jalan Tiba-tiba Kaki Panas Ternyata Muncul Api

Namun yang perlu diingat, penyebab utama motor yang terbakar biasanya karena ada bahan bakar minyak (BBM).

Bisa-bisa saat disiram dengan air, api yang menyala di area mesin justru akan menyebar mengikuti air.

Sebab, lapisan bensin yang terbakar selalu berada di atas permukaan air karena berat jenis air lebih tinggi dari bensin.

"Kalau api masih kecil, bisa menggunakan kain basah. Dengan begitu, oksigen akan terhambat dan membuat api mati," terang Iqbal.

Namun bila ingin lebih aman, Iqbal menyarankan menggunakan APAR.

"Oleh sebab itu bikers disarankan membawa APAR untuk mengatasi hal yang tak diinginkan seperti itu," paparnya.

Selain itu, Iqbal berpesan perlunya memastikan kondisi motornya dalam keadaan prima sebelum melakukan touring.