Merek Pengaruhi Harga Motor Bekas? Pedagang Ungkap Faktanya

Parwata,Wisnu Andebar - Rabu, 29 September 2021 | 07:59 WIB

Ilutrasi motor bekas (Parwata,Wisnu Andebar - )

Otomania.com - Merek Motor Berpengaruh Enggak Sih ke Nilai Jual Kembali,Pedagang Motor Bekas Ungkap Begini.

Saat ingin membeli unit motor baru ada beberapa faktor yang diperhitungkan oleh konsumen.

Salah satunya ialah, resale value atau nilai jual kembali dari motor yang akan dibeli.

Pasalnya, semakin sedikit penurunan atau depresiasi harga, maka resale value motor semakin baik.

Baca Juga: Daftar Motor Bekas Harga Rp 3 Jutaan, Bukan Cuma Bebek dan Matic, Sport Juga Ada

Namun, begitu ada beberapa hal yang memengaruhi resale value dari sebuah unit motor.

Hal tersebut seperti disampaikan Wisnu Alam, Person in Charge (PIC) showroom motor bekas Antara Motor belum lama ini.

"Pertama, faktor yang memengaruhi resale value adalah kekuatan brand atau merek motor itu sendiri," kata Wisnu Alam.

Wisnu Alam menjelaskan, kekuatan brand yang memengaruhi resale value bisa dicontohkan dari nilai jual kembali, Yamaha Mio M3 dan Honda BeAT.

Baca Juga: Di Showroom Ini Rp 2 Juta Dapat Motor Bekas, Bebek atau Matic Pilihannya Banyak

Meski harga unit barunya bersinggungan, yakni mulai Rp 16 jutaan, tapi untuk harga bekasnya Yamaha Mio M3 lebih jatuh walaupun kondisi dalam kondisi masih bagus.

"Untuk Honda BeAT lansiran 2019 kami masih jual Rp 12,8 juta. Sedangkan Yamaha Mio M3 2019 kami jual Rp 10,3 juta," sambungnya.

Lebih lanjut, faktor lain yang berpengaruh terhadap resale value adalah kondisi serta kualitas motor.

"Harga jual tinggi tentunya unit harus orisinal mulai dari bodi hingga mesin. Kecuali memang modifikasi hedon di motor-motor sport, itu bisa lebih tinggi dari motor yang orisinal harganya," imbuhnya.

Baca Juga: Honda BeAT Jadi Motor Paling Diincar Maling, Pedagang Motor Bekas Kasih Analisanya

"Kemudian jarak tempuh dan pajak juga jadi faktor yang bisa bikin harga jual masih tinggi," tuturnya lagi.

"Kami juga tentunya selektif dalam memilih motor untuk dijual kembali. Kondisi motor adalah faktor utama, kalau bagus kami beli lebih tinggi," imbuhnya.

Wisnu menambahkan, pembeli zaman sekarang lebih banyak yang memilih unit harga jual lebih tinggi dengan kondisi bagus, dibandingkan beli unit murah tapi kondisi apa adanya.