Terlalu! Ambulans Covid-19 di Bengkulu Dirampok, Perawat Wanita Ditodong Pisau, HP dan Alat Kesehatan Amblas

Dimas Pradopo - Minggu, 4 Juli 2021 | 19:40 WIB

Ilustrasi Ambulans Covid-19 (Dimas Pradopo - )

Otomania.com - Terlalu! Ambulans Covid-19 di Bengkulu Dirampok, Perawat Wanita Ditodong Pisau, HP dan Alat Kesehatan Amblas.

Ambulans yang baru saja melaksanakan tugas mengantar pasien covid-19 malah mendapat perlakuan buruk. 

Dua awak ambulans menjadi korban perampokan di kawasan Jalan Lintas Kepala Curup, Kecamatan Binduriang, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.

Tujuh orang pelaku menodongkan senjata tajam dan meminta barang-barang berharga seperti handphone, alat kesehatan serta uang.

Ditanya tentang kejadian tersebut, Kapolsek Padang Ulak Tanding (PUT) Polres Rejang Lebong, IPTU Tomy Sahri SH, membeberkan kronologi kejadian.

Di dalam ambulans tersebut ternyata ada dua orang, yaitu petugas pria dan seorang petugas wanita.

Baca Juga: Waduh! Viral Ambulans Disetop Petugas Dishub, Dahulukan Iring-iringan Mobil Pejabat? Begini Penjelasannya

Kedua korban saat itu dalam perjalanan pulang dari rumah sakit AR Bunda Lubuk Linggau setelah mengantar pasien rujukan covid-19 dari RSUD Rejang Lebong, Bengkulu.

 

"Jadi di dalam mobilnya sudah tidak ada lagi pasien karena sudah diantarkan ke rumah sakit rujukan," ujarnya saat dikonfirmasi tribunsumsel.com, Sabtu (3/7/2021).

Dalam perjalan pulang seusai mengantar pasien covid-19 yang dirujuk ke RS AR Bunda Lubuk Linggau, mobil ambulans tersebut mengalami pecah ban.

BERAWAL DARI BAN BOCOR

Karena ban pecah, petugas laki-laki dengan cepat keluar dari mobil dan mengganti ban.

Tak lama berselang datang seorang pria yang berpura-pura menawarkan bantuan. Namun ditolak.

"Ditolak oleh korban, katanya tidak usah karena ini juga mau selesai," ujarnya.

Rupanya tawaran bantuan itu hanya modus, karena tak lama berselang datang pelaku lain yang langsung mendatangi petugas perempuan yang sedang menunggu di dalam mobil.

Beberapa pria tersebut langsung menodongkan pisau dan meminta handphone serta dompet korban.

"Karena korban merasa ketakutan, jadi dia serahkan saja HP sama dompetnya," ujar Tomy Sahri.

Baca Juga: Viral Bocah Buka Jalan Untuk Ambulans, Sopir Hampir Menangis Warganet Terharu, Begini Kisahnya

Tak cukup dapat barang jarahan dari petugas wanita, para pelaku juga mendekat ke arah petugas pria yang berada di luar mobil.

"Jadi sudah dapat harta dari yang perempuan, terus kembali ke sopir ambulans yang lagi memperbaiki ban. Dia diambil juga handphonenya," ungkap Tomy.

Dalam peristiwa itu para pelaku tidak sampai melukai korban.

"Jumlah terduga pelaku belum jelas, tapi laporan yang kami terima mereka jumlahnya lebih dari lima orang. Sementara, untuk pelaku sejauh ini masih kita lidik," ujarnya.

Menurut Tomy, patroli telah rutin dilakukan di seputar kawasan kejadian. Namun pelaku kejahatan masih terus berupaya mencari celah untuk mendapat mangsa.

"Patroli terus kita lakukan. Baik itu dari fungsi reskrim, intel, lantas, sabara, semua. Polsek-polsek juga seperti itu. Bahkan sebenarnya jam segitu (kejadian) anggota masih berpatroli," bebernya.

Baca Juga: Ambulans Bawa Pasien Mendadak Pesek Seruduk Motor di Jalur Yang Benar. Ambulans Salah? Polisi Angkat Bicara

Tapi karena kepiawaian bandit ini, jadi sepertinya dia pelajari kondisi disana. Mereka memperhitungkan kapan mobil patroli lewat, setelah dirasa aman kemudian dia sebar ranjau paku supaya terjadi pecah ban baru dirampok," ujarnya.

"Tapi intinya kita dari polsek dan polres masih mengejar para pelaku," tegasnya.

Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com dengan judul Kronologi Ambulan Covid Dirampok: Mulanya Pura-pura Tawarkan Bantuan,