Maverick Vinales Lama Bungkam Akhirnya Ungkap Hubungannya Dengan Valentino Rossi, Kurang Kompak?

Rezki Alif Pambudi,Parwata - Selasa, 16 Februari 2021 | 20:30 WIB

Setelah lama bungkam, Maverick Vinales ungkap hubungan kurang kompak dengan Valentino Rossi (Rezki Alif Pambudi,Parwata - )

Otomania.com - Maverick Vinales lama bungkam akhirnya mengungkapkan hubungannya dengan Valentino Rossi, kurang kompak?

Musim MotoGP 2021, tim Monster Energy Yamaha akan mengawali dengan perbedaaan pada posisi pembalapnya.

Yakni dengan tidak adanya lagi Valentino Rossi di tim tersebut dan digantikan Fabio Quartararo.

Dengan kehadiran Fabio Quartararo, Maverick Vinales menyambut baik tandem barunya di balap MotoGP musim 2021 ini.

Baca Juga: Punya Bodi dan Mesin Gambot, Yamaha XMAX Sekennya Cuma Rp 40 Jutaan!

Vinales-pun merasa 'sedikit' kehilangan sosok Valentino Rossi yang beberapa tahun ini berbagi garasi dengannya.

Meski merasa sedikit kehilangan, Maverick Vinales malah menilai ada yang baik ketika sosok Valentino Rossi tak ada lagi di garasi Yamaha.

Perginya The Doctor membuat keseimbangan tim lebih kuat yang memberikan atmosfer lebih positif sehingga tim lebih kompak.

"Bagi kami, persatuan tim sangat penting," kata Vinales dilansir dari Corsedimoto.com.

"Selama tiga tahun terakhir, setiap orang entah bagaimana hanya menuruti cara mereka sendiri, kami tak bersatu. Kami sekarang mencoba membuat 24 orang di tim bekerja bersama dan kami adalah sebuah tim," jelasnya.

Baca Juga: Video Viral Pedagang Siomay Jualan Pakai Moge Ducati Diavel, Ternyata Faktanya Begini

Menurut Vinales, antara timnya dan tim Rossi di garasi Yamaha kurang kompak, masukan keduanya soal motor kerap kali berseberangan.

"Timku dan tim Valentino ada selama beberapa tahun terakhir, kini Yamaha punya kesempatan membuat satu tim utuh. Jadi kami bisa bekerja ke arah yang sama dengan kedua pembalap," ungkap mantan pembalap Suzuki ini.

Setelah beberapa tahun bungkam, ternyata inilah perasaan sebenarnya Vinales yang baru terungkap pada launching tim kemarin.

Cukup aneh sih sebenarnya, karena beberapa tahun Vinales hanya bicara soal hubungan harmonis di Yamaha.

Baca Juga: Tanpa Valentino Rossi, Kok Ada VR46 di Seragam Monster Energy Yamaha MotoGP? Ini Alasannya

"Aku bukan Rossi saat ini, aku butuh gelar yang sangat banyak untuk menjadi dia. Aku tahu apa peranku dan apa yang ada di bahuku. Aku akan mencoba menarik kepercayaan orang kepadaku," jelasnya.

"Bahkan setelah Rossi pergi, dia masih seperti pembalap pabrikan yang hanya memakai seragam berbeda. Tentu bobotnya sama bagi Yamaha, dan kedatangan Fabio sangat positif, ia membawa hal besar, pada akhirnya kami jadi sebuah tim," tuntasnya.