Volvo Jatuhkan 10 Unit Mobil Baru Dari Ketinggian 30 Meter, Uji Keselamatan? Tonton Videonya

Parwata,Naufal Nur Aziz Effendi - Senin, 16 November 2020 | 16:00 WIB

sebanyak 10 unit mobil baru Volvo dijatuhin dari ketinggian 30 meter, kok tega? (Parwata,Naufal Nur Aziz Effendi - )

Otomania.com - Volvo menjatuhkan sebanyak 10 unit mobil baru dari ketinggian 30 meter, mungkinkah mereka sedang menguji keselamatan?

Dikenal sebagai produsen di bidang otomotif, Volvo menjadi salah satu pelopor teknologi keselamatan dalam berkendara.

Dalam mengembangkan teknologinya, pabrikan Swedia ini tidak segan-segan mengorbankan kendaraan baru yang digunakannya dalam proses mempelajari masalah terkait keselamatan.

Salah satunya adalah pengujian ekstrem yang dilakukan Volvo adalah menjatuhkan kendaraan dari ketinggain 30 meter langsung ke tanah.

Eksperimen ini dilakukan untuk memahami tantangan yang dihadapi oleh personel penyelamat ketika terjadi kecelakaan parah.

Baca Juga: Wow! Berkat Sistem Keamanan Ini, All New Accord Raih Bintang Lima Uji Tabrak ASEAN NCAP

YouTube Rushlane
satu unit mobil Volvo diangkat crane ke ketinggain 30 meter, langsung dijatuhkan ke tanah

Selain itu, uji coba ini bisa dijadikan sebagai simulasi skenario kecelakaan ekstrem di mana kendaraan mengalami dampak energi besar karena dijatuhakan dari ketinggian 30 meter.

Melansir dari Rushlane.com, biasanya jika terjadi kecelakaan vertikal seperti ini baik pengemudi maupun penumpang kemungkinan besar akan mengalami kondisi kritis.

Selain itu, karena dampak kecelakaan sangat parah, bisa jadi korban akan terjebak di dalam mobil.

Makanya, ekseprimen ini sangat penting bagi para petugas penyelamat dalam mengambil keputusan untuk mengurangi risiko munculnya korban jiwa.

Untuk metode pengujiannya sendiri, sebanyak 10 unit mobil Volvo keluaran terbaru seperti XC40, V90, XC90, dan beberapa model lainnya dijadikan sebagai subjek penelitian.

Baca Juga: Video Crash Test Toyota Avanza Terbaru, Aman Untuk Dewasa Tidak Buat Anak-anak?

YouTube Rushlane
petugas penyelamat akan melakukan simulasi evakuasi korban