Bawa Bensin 5 Liter di Bak, Pikap Gosong di Tengah Jalan Jadi Tontonan Warga

Parwata - Sabtu, 14 November 2020 | 11:00 WIB

Suasana penanganan sebuah mobil berwarna putih terbakar di tengah Jalan Jurusan Buruan-Pitra, Desa Buruan, Kecamatan Penebel, Tabanan, Rabu (11/11/2020). (Parwata - )

Otomania.comMobil pikap berubah warna dijilat api, bensin sebanyak 5 liter dan sisaan di tangki jenset bikin api semakin menjadi.

Sebuah kebakaran terjadi pada sebuah mobil jenis pikap di tengah jalan.

Melansir dari Tribun-bali.com, kebakaran tersebut sempat membuat lalu lintas di Jalan Umum Juruan Penebel - Tabanan terganggu.

Kebakaran terjadi pada, Rabu (11/11/2020) sore, tepatnya di Perbatasan Desa Pitra dengan Desa Buruan termasuk Banjar Dinas Buruan Kaja, Desa Buruan, Kecamatan Penebel.

Mobil pikap warna putih mengalami kebakaran yang diduga akibat korsleting kelistrikan mobil tersebut.

Baca Juga: Nissan Grand Livina Gosong Cuma Sisa Rangka, Bikin Geger di Tol, Lampu Kornslet Jadi Musabab

Menurut informasi yang diperoleh, sekitar pukul 16.40 Wita korban bernama Gusti MS (40) akan pulang dengan mengemudikan mobilnya karena telah selesai memasang kanopi di sebuah rumah warga.

Namun, ketika akan mundur memutar menuju jalan raya jurusan Penebel dan sampai di tengah jalan tiba-tiba saja korban melihat percikan api dari bawah kendaraannya.

Sontak, korban berasal dari Banjar Penebel Kelod, Desa Penebel tersebut langsung turun dari mobilnya untuk berusaha menangani api tersebut menggunakan air.

Hanya saja, si jago merah justru mengamuk dan melalap seluruh bodi kendaraan tersebut.

Kemungkinan, cepatnya membesar api tersebut disebabkan karena di dalam mobil tersimpan 5 liter bahan bakar minyak dan sebuah jenset yang di dalamnya juga terisi bahan bakar.

Baca Juga: Gudang Helm Habis Terbakar, Uang Hanya Sisa di Dompet Itu Pun Juga Terbakar Setengah

"Kejadiannya sore, percikan api dilihat korban berasal dari arah bawah kendaraan," ungkap Kapolsek Penebel, AKP I Made Subadi, Rabu (11/11/2020) malam.

Dia melanjutkan, beberapa menit pasca kebakaran tersebut mobil damkar tiba di lokasi untuk memadamkan api.

Setidaknya membutuhkan waktu 30 menit untuk memadamkan api yang sudah melalap seluruh bodi mobil pick up tersebut.

"Astungkara setelah penanganan arus lalulintas sudah kembali normal. Diduga karena adanya korsleting kelistrikan mobil tersebut," katanya.

AKP Subadi menyatakan sangat bersyukur karena tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, hanya saja kerugian material diperkirakan mencapai Rp 25 Juta.

Kemudian untuk mobil sudah dipinggirkan.


Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul Korsleting Diduga Pemicu Terbakarnya Pick Up di Penebel Tabanan,Semua Bagian Mobil Ludes Dilalap Api,