Waspada! Ini Musuh Utama Yang Menghantui Pengguna Pelek Mobil Aftermarket Finishing Polish

Parwata,Ryan Fasha - Rabu, 7 Oktober 2020 | 10:45 WIB

Ilustrasi pelek dengan finishing polish (Parwata,Ryan Fasha - )

Baik pada pelek mobil standar maupun pelek aftermarket memiliki beragam pilihan finishing.

Yakni seperti pelek dengan finishing polish, lalu ada juga silver, kemudian dengan cat warna, serta finishing dengan krom.

Penggantian pelek mobil dengan finishing yang beragam bisa mewakili konsep model mobil tersebut.

Salah satu finishing pelek mobil aftermarket yang populer adalah polish atau kerap ditulis polished.

Baca Juga: Catat, Wajib Tahu Tiga Hal Ini Sebelum Ganti Pelek Standar Dengan Aftermarket

Finishing polish ini adalah membiarkan bahan dasar pelek yang biasa terbuat dari aluminium casting.

Pelek aftermarket dengan finishing polish ini memiliki musuh utama, yaitu mudah berjamur.

"Untuk pelek aftermarket dengan finishing polish itu harus dirawat secara extra karena jamur akan mudah muncul," buka Andi Nuryadi, Kepala Toko spesialis Banzai Rims di Duren Sawit, Jakarta Timur.

"Bila pelek ini terkena kotoran dan didiamkan dalam waktu yang cukup lama akan muncul noda jamur yang akan sulit untuk dihilangkan," tambahnya.

Noda jamur ini diakibatkan dari kotoran yang teroksidasi dengan logam yang tidak terlindungi.

Baca Juga: Ganti Pelek Mobil Tak Sesuai Ukuran Pabrik Bisa Ditilang? Coba Simak Kata Polisi

Dok. Otomotif
Ilustrasi membersihkan pelek polish

Karena seperti yang kita ketahui, finishing polish pada pelek tidak diberikan pelindung seperti cat.

"Sebisa mungkin, kotoran yang menempel dibilas dengan air bersih agar tidak mengendap," bebernya.

Bila noda jamur ini muncul dan dibiarkan maka akan menyebabkan rusaknya tampilan pelek mobil.

Dok. Otomotif
Ilustrasi obat pembersi pelek mobil

Parahnya lagi, noda jamur ini sangat sulit dihilangkan sehingga akan merembet ke bagian lainnya.

Oh ya, Anda juga bisa membeli obat pembersih pelek di toko perkakas otomotif.