Mobil Pajero yang Tabrak Lari Pesepeda Hingga Tewas Ditemukan Polisi, Sopir Masih Diburu

Adi Wira Bhre Anggono - Senin, 14 September 2020 | 15:00 WIB

Petugas Satlantas Polresta Pekanbaru saat mengamankan mobil Pajero Sport yang diduga menabrak dua orang pesepeda, di Jalan Taman Karya, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru, Riau, Minggu (13/9/2020) sekitar pukul 16.00 WIB. (Adi Wira Bhre Anggono - )

Otomania.com - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru, Riau, menemukan mobil Pajero Sport yang menabrak pesepeda hingga tewas.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Pekanbaru Kompol Emil Eka Putra saat dikonfirmasi menyebutkan, mobil tersebut bernomor polisi BM 1233 RQ dan sudah diamankan di Satlantas Polresta Pekanbaru.

"Mobilnya berhasil kami amankan di daerah Jalan Taman Karya, Kecamatan Tampan, Pekanbaru sekitar pukul 16.00 WIB. Untuk diduga pelaku masih melarikan diri," sebut Emil melalui pesan WhatsApps, Minggu (13/9/2020) malam.

Ia mengatakan pemilik kendaraan tersebut bernama Alexander.

Baca Juga: Gilaaa Sopir Pajero Kabur Habis Tabrak Pesepeda, 1 Tewas dan 1 Sekarat

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pria tersebut mengaku mobilnya itu sudah pindah tangan.

"Hasil pemeriksaan dari Bapak Alexander, mobil itu sudah pindah tangan beberapa bulan yang lalu. Oleh karena itu, kepada masyarakat Pekanbaru mohon doanya agar kami bisa menangkap pelaku tabrak lari tersebut," ungkap Emil.

Kronologi kejadian
Diberitakan sebelumnya, dua orang pesepeda jadi korban tabrak lari di simpang Jalan Jenderal Sudirman-Arifin Achmad, Kota Pekanbaru, Riau, Minggu (13/9/2020) sekitar pukul 07.00 WIB.

Satu orang korban meninggal dunia dan satu lagi mengalami luka berat.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polresta Pekanbaru Kompol Emil Eka Putra saat dikonfirmasi Kompas.com membenarkan peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut.

Baca Juga: Viral Pesepeda Terabas Tol Jagorawi, Jadi Bukti Bobroknya Moral Keselamatan

"Ya, benar. Satu korban meninggal dunia perempuan atas nama Zulhelmi berstatus sebagai PNS (pegawai negeri sipil). Korban mengalami luka berat di kepala dan kaki," kata Emil melalui pesan WhatsApps, Minggu.

Sedangkan korban satu lagi bernama Haryanto Jasman (30), seorang sekuriti. Korban ini mengalami luka berat di kepala bagian kanan belakang dan luka lecet di kaki.

Jenazah Zulhelmi dibawa ke RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau di Pekanbaru, sedangkan Haryanto Jasman dirawat di Rumah Sakit Syafira Pekanbaru.

Emil menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi-saksi, kedua pesepeda itu ditabrak pengemudi mobil Pajero. Namun, terduga pelaku melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP).

"Diduga mobil Pajero warna putih bergerak di Jalan Jenderal Sudirman jalur barat datang dari arah selatan menuju utara," sebut Emil.

Sesampainya di dekat simpang Jalan Jenderal Sudirman-Arifin Achmad, pengemudi mobil menabrak dua orang sedang mengayuh sepeda, yang bergerak di jalan dan arah yang sama di jalur paling kiri.

Akibatnya, satu orang pesepeda meninggal dunia di TKP, dan satu korban luka berat.

"Berdasarkan olah TKP dan keterangan saksi, kita menyimpulkan bahwa pengemudi mobil human error. Pada saat berkendara, pengemudi tidak memperhatikan keselamatan sepeda dayung yang berada di depannya, sehingga mengakibatkan terjadinya kecelakaan lalu lintas," kata Emil.

Ia menambahkan, saat ini kasus kecelakaan lalu lintas tersebut masih dalam penyelidikan. Sebab, pelaku penabrak dua peseda kabur.

"Terduga pelaku pengemudi mobil Pajero melarikan diri," pungkas Emil.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi Temukan Pajero Penabrak Pesepeda Hingga Tewas, Pengemudi Masih Diburu".