Pengendara Motor Tewas Luka Bacok di Leher, Sebelumnya Antar Pulang Seorang Gadis, Api Asmara Jadi Dugaan Polisi

Parwata - Selasa, 18 Agustus 2020 | 08:40 WIB

Jenazah Predika dan Tersangka Saputra (Parwata - )

Otomania.com - Seorang office boy (OB) dibunuh orang tak dikenal yang diduga karena motif cemburu terhadap korban

Korban pembunuhan tersebut bernama Predita (23), merupakan Warga Desa Hangkusa Kecamatan BPRRT.

Korban meninggal dunia dengan cukup tragis pada Minggu (16/8/2020) sore.

Melansir dari TribunSumsel.com, Predika dibunuh setelah antar seorang gadis.

Predita merupakan OB di sebuah bank di wilayah Simpang Sender, Kecamatan BPRRT, Kabupaten OKU Selatan

Korban mengalami luka parah akibat luka bacok di bagian leher dan sempat dilarikan ke RS Liwa, Kabupaten Lampung Barat.

Baca Juga: Tukang Ojek Bunuh Temannya Sendiri, Gara-gara Hal Sepele di Pangkalan

Namun nyawa korban tak tertolong dan meninggal dunia.

Pelaku pembunuhan diduga dilakukan 2 orang. Satu diantaranya telah berhasil diamankan polisi atas nama Saputra bin Surip.

Sedangkan satu pelaku lainnya yakni Yosef bin Helmi masih dalam pengejaran alias buron.

Kapolres OKU Selatan AKBP Zulkarnain Harahap SIK, melalui Kapolsek Banding Agung AKP Hendry membenarkan terkait pembunuhan terhadap karyawan OB salah satu bank di Simpang Sender.

"Iya benar (ada pembunuhan OB), satu orang pelaku telah diamankan atas nama Saputra Bin Surip," singkat Hendry.

Terkait Motif pembunuhan, Hendry menambahkan, berdasarkan pengembangan sementara.

Baca Juga: Sopir Taksi Jadi Korban Pembunuhan Berantai, 50 Orang Tewas Mayatnya Dibuang ke Kanal Buaya

Diduga cemburu terhadap seorang gadis yang dibawa oleh korban, pelaku sehingga nekat melakukan penganiayaan dan menewaskan korban.

"Sepertinya karena cemburu," tambah Hendry dikonfirmasi via telpon terkait motif pembunuhan tersebut.

Dihimpun Sripoku.com sebelum peristiwa pembunuhan, korban sempat membonceng seorang gadis dari wilayah Simpang Sender menuju Desa Sukarame dan sempat diancam oleh pelaku.

Dibawah ancaman, korban sempat ragu untuk melanjutkan perjalanan pulang seorang diri ke rumahnya dan meminta rekannya yang ada di Desa setempat untuk mengantar pulang.

Kendati demikian, belum sempat rekannya mengantar pulang, kedua pelaku telah tiba di TKP melakukan penganiayaan dengan membacok leher korban.

Tepatya di Jalan Raya Desa Sukarame, Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah (BPRRT) depan pabrik mesin penggilingan padi.

Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul "OB Bank di OKUS Dibunuh setelah Bonceng Seorang Gadis, Predika Ragu Pulang karena Diancam Pelaku".