Street Manners: Kenapa Papas Jok Motor Hingga Tipis Tak Direkomendasikan?

Parwata,Wisnu Andebar - Senin, 10 Agustus 2020 | 08:08 WIB

Ilustrasi papas jok motor (Parwata,Wisnu Andebar - )

Otomania.com - Memodifikasi jok motor dengan cara memapas hingga tipis tidaklah direkondasikan, berikut penjelasannya.

Selain melakukan modifikasi pada bagian mesin, kaki-kaki dan bodi, biasanya jok motor juga tidak luput dari ubahan.

Ubahan ketebalan jok dilakukan untuk mendapatkan tampilan motor agar jok terlihat lebih langsing atau tipis.

Hal tersebut tentunya sangat tidak direkomendasikan jika motor dipakai untuk mobilitas sehari-hari.

Baca Juga: Lapis Busa Latex Bikin Jok Motor Jadi Empuk dan Adem, Siapkan Segini Biayanya

Sebab busa yang tipis tersebut akan berpengaruh langsung terhadap kenyamanan berkendara.

Seperti dijelaskan oleh Sony Susmana, selaku Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia(SDCI).

Menurutnya, bisa dibilang memang banyak pemilik kendaraan yang memodifikasi motornya demi gaya atau tampilan semata.

"Perlu diingat bahwa pabrik sudah mendesain motor tersebut sesuai dengan keamanan, kebutuhan, dan peruntukannya," kata Sony kepada GridOto.com, Minggu (9/8/2020).

Baca Juga: Solusi Biar Jok Motor Enggak Rusak Karena Cakaran Kucing

Untuk itu, ia sangat tidak menyarankan bikers untuk papas jok motornya hingga menjadi tipis.

Jok yang tipis tentunya membuat bokong dan pinggang cepat sakit, terlebih saat melakukan perjalanan jauh dan melewati jalan berlubang.

Kenyamanan berkendara yang terganggu tentunya akan memengaruhi konsentrasi bikers saat riding.

"Modifikasi untuk kebutuhan harian yang ekstrem tidak disarankan, karena mengubah desain bisa membahayakan, kecuali untuk kontes," pungkas Sony.