Korban Salah Sasaran Gengster Tergeletak di Rumah Sakit, Dipukul Batu Saat Naik Motor, Kekurangan Dana Pengobatan Karena Tak Ditanggung BPJS

Adi Wira Bhre Anggono - Selasa, 14 Juli 2020 | 16:00 WIB

Korban keganasan gangster di Semarang Muhammad Khoirul Rizal (14) kini masih tidak sadarkan diri di Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) Undip Tembalang. (Adi Wira Bhre Anggono - )

Otomania.com - Nasib dialami pemuda di bawah umur yang menjadi korban salah sasaran aksi gengster di jalanan.

Dirinya dihatam dengan batu saat sedang melaju di salah satu jalan besar di Kota Semarang.

Korban bernama Muhammad Khoirul Rizal (14) itu kini masih tidak sadarkan diri di Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) Undip Tembalang.

Kondisi memprihatinkan tidak hanya dialami oleh Rizal, begitupun dengan kedua orangtuanya yakni pasangan Mujiono dan Nunung.

Mereka sekarang harus memikirkan biaya perawatan anak pertama mereka yang tidak sedikit.

Baca Juga: Tujuh Pilihan Mobil Bekas, Dana di Bawah Rp 50 Juta, Paling Muda Ada GO Panca

Hal ini diungkapkan relawan Semarang Peduli, Erik Cristian.

"Biaya rumah sakit yang harus ditanggung orangtua Rizal sampai saat ini sekira Rp. 45 juta," tutur Erik, Senin (13/7/2020), saat disambangi rekan dari Tribunjateng.com.

Tribunjateng.com/istimewa
Tim Semarang Peduli bertemu dengan ayah korban gangster, Mujiono di rumahnya di Jalan Kenangan gang Belimbing RT 2 RW 2 Kelurahan Gedawang Kecamatan Banyumanik Semarang.

Menurut Erik, kedua orangtua Rizal yang bekerja sebagai buruh bangunan dan tukang jamu keliling sangat kesulitan untuk membayar biaya rumah sakit.