Baca Juga: Ciri-ciri Kampas Kopling Motor Minta Pensiun, Cara Pakai yang Salah Juga Bikin Umurnya Lebih Pendek
Namun korban melakukan perlawanan, tersangka pun mengeluarkan bubuk cabai bercampur pasir lalu melemparnya ke arah wajah korban.
Korban pun terus berupaya melawan hingga akhirnya tersangka mengeluarkan pisau kater.
"Saat itu terjadi tarik menarik sampai-sampai tas korban putus karena tersangka berupaya menarik tas korban.
Karena tidak berhasil akhirnya pelaku menyayat tangan dan dada korban, tersangka pun berhasil mengambil tas korban," ujarnya.
Setelah berhasil mengambil tas tersangka langsung kabur, kebetulan anggota reskrim melintas melihat korban terluka parah menghubungi anggota lainnya dengan membawanya ke rumah sakit dan melakukan pengejaran.
Baca Juga: Harga Toyota Corolla Altis Bekas Tipe V 2.0 A/T, Turun Lagi Rp 10 Jutaan
"Selang 30 menit tersangka berhasil diamankan tanpa perlawanan. Dari tangannya diamankan barang bukti pasir dicampur cabai rawit milik tersangka, pisau kater, uang senilai Rp5 juta pecahan Rp 50 ribu, Rp 10 ribu dan Rp 5 ribu dan Rp 2 ribu milik korban, satu buah tas dan satu buah dompet," terangnya.
Hasil interogasi kepada tersangka mengakui perbuatannya, tersangka merupakan residivis perampokan toko mas di wilayah Lubuklinggau Selatan II dan baru keluar tahun 2019 lalu.
Selain itu sebelum menjalankan aksinya supaya tidak ada rasa takut tersangka menenggak minuman keras lebih dahulu, karena saat diamankan tersangka masih dalam keadaan setengah sadar.
"Tersangka ini sudah merencanakan aksinya, untuk korbannya dia melakukan random alias acak, sementara tukang ojek yang ditumpanginya sudah kita panggil dan pengakuannya tidak tahu menahu kalau tersangka akan berbuat kejahatan," paparnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul "Rampok Sadis di Lubuklinggau Lempar Pasir Campur Bubuk Cabai di Wajah Korban, Sebelumnya Mabuk Dulu".