Terkuak Alasan Balap Liar di Serpong Digelar Siang Bolong, Polisi Masih Buru Jokinya Yang Buron

Parwata - Jumat, 22 Mei 2020 | 11:00 WIB

Video balap liar yang dilakukan para pemuda di jalan raya Kawasan Serpong Utara, Tangerang Selatan, Rabu (20/5/2020) pagi, viral di media sosial. (Parwata - )

"Saya mau minta maaf, dengan kejadian ini saya bersungguh-sungguh minta maaf dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi."

"Mohon maaf kepada warga Tangerang Selatan dan sekitarnya atas penutupan jalan yang saya lakukan pada pagi hari," ujar Bodrek saat gelar rilis penangkapan pelaku balap liar itu di Mapolsek Serpong, Kamis (21/5/2020).

Bodrek juga mengungkapkan alasan mengapa balapan liar itu diselenggarakan pada siang hari, saat arus lalu lintas sibuk.

TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Pers rilis penangkapan kelompok balap liar di Mapolsek Serpong, Tangsel, Kamis (21/5/2020).

"Saya juga enggak ngerti, maksudnya gimana sampai siang gitu. Keadaan saya lagi tidur dibangunin dan saya jalan ke track istilahnya sudah jam segitu dan memaksa untuk lepas. Karena malem sudah banyak patroli dan enggak dapat jalan," ujarnya.

Saat itu Bodrek dan kawan-kawannya menutup jalan menggunakan sepeda motor yang dijejerkan.

"Pakai motor seadanya," ujarnya singkat.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat pasal 93 Undang-undang nomor 6 tahun 2018 tentang karantina kesehatan, dengan ancaman penjara satu tahun atau denda Rp 100 juta.


Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Menyesal, Pelaku Balap Liar Siang Hari di Serpong Utara Minta Maaf Karena Tutup Jalan,