"Kami melihat potensi yang cukup besar di Maroko dan kami berharap pasar di negara tersebut dapat menerima kendaraan komersial buatan Indonesia ini."
"Kedepannya kami yakin Super Cab akan memiliki kontribusi yang cukup besar bagi ekspor kendaraan Indonesia," lanjutnya.
Ekspor Super Cab ini bukan yang pertama bagi DFSK, karena sebelumnya pikap pabrikan China ini telah dikapalkan ke sejumlah negara Asia seperti Filipina, China dan Myanmar.