Pohon Pisang Ditanam Warga di Tengah Jalan Aspal, Ternyata Maksudnya Mulia

Parwata - Senin, 25 November 2019 | 19:50 WIB

Jalan rusak yang ditanami pisang di Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Jajar, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Senin (25/11). (Parwata - )

Otomania.com - ‎ Sebatang pohon pisang ditanam warga Senin (25/11) di tengah jalan Slamet Riyadi, Kota Solo.

Lokasi tepatnya pohon pisang ditanam, di antara‎ tugu/gapura keraton dan halte BRT Faroka.

Melansir dari Tribunjateng.com, penanaman pohon pisang tersebut di titik jalan yang berlubang dan ambles, bekas pemindahan pipa transmisi perusahaan daerah air minum (PDAM) Toya Wening.

‎"Itu sebagai penanda, bahwa jalan itu ambles dan berlubang, Biar tidak ada yang terjatuh lagi," kata seorang warga, Rabiman (65), yang ditemui di sekitar lokasi.

Baca Juga: Nahas, Pemotor Perempuan Tewas Tertimpa Pohon, Alat Berat Didatangkan untuk Evakuasi

Dituturkan, jalan tersebut ambles dan berlubang sejak Kamis (21/11) kemarin.

Selain itu, di lokasi yang ambles dan berlubang ‎juga mengeluarkan air dari pipa transmisi PDAM yang bocor.

"Itu kan selain berluang dan ambles juga ada airnya, jadi licin, dari jauh juga gak kelihatan itu ada lubang,"

"Dari kemarin sampai sekarang sudah ada lima pemotor yang terjatuh," ujarnya.

Baca Juga: Ini Jawaban, Bagaimana Ceritanya Honda BeAT Tersangkut Di Pohon Bambu?