Ini Baru Aneh, Penjualan Sedang Naik, Produksi All New Rush Malah Dikurangi, Akhir Tahun 2019 Bakal Inden Panjang?

Parwata - Kamis, 14 November 2019 | 12:00 WIB

Toyota All New Rush akan diekspor ke 50 negara (Parwata - )

Menurutnya, hal ini dilakukan karena adanya proses penyeimbangan produksi dengan saudara kembarnya dari Daihatsu, All New Terios.

"Jadi angka wholesales-nya kalau diperhatikan sejak awal tahun itu turun terus. Karena itu seiring dengan kalau saya baca komentarnya ibu Amelia Tjandra (Direktur pemasaran Daihatsu) saat itu bahwa dia akan menambah produksi atau supply Daihatsu dari produk mereka," kata pria yang akrab disapa Soerjo ini, dikutip dari GridOto.com.

"Jadi ini hanya balancing (penyeimbangan) dari manufactur (pabrik produksi) terhadap supply (pengiriman), tapi secara demand-nya (permintaan) tetap sama," imbuhnya saat dihubungi, Jumat (8/11/2019).

Lebih tingginya permintaan terhadap All New Rush ketimbang supply, tentu menimbulkan spekulasi mengenai masa tunggu atau inden untuk mendapatkan produk SUV Toyota tersebut.

"Akan menjadi inden. Tapi kami lihat nih ke depannya apalagi menjelang akhir tahun, seperti yang saya sampaikan ada kemungkinan menjadi masalah buat kami," papar Soerjo lagi.

Baca Juga: Penjualan Mandek Sepanjang September 2019, Datsun Cross di Suntik Mati?

"Kami harus mengatur masalah inden ini lagi, gitu," tambahnya.

Adapun berapa lama masa tunggu atau indennya untuk All New Rush, Soerjo belum bisa memastikan secara spesifik.

"Karena secara produksi atau supply-nya di pabrikan kami menurun, kami harus menyiasatinya, apalagi demand-nya tetap tinggi," ungkap Soerjo.

"Saya belum punya datanya (mengenai berapa lama inden All New Rush), tapi kondisinya ini memang sudah kami perhatikan itu akan menimbulkan posisi inden ke depannya," tutupnya.