Alinka Hardianti Saran, Pengemudi Wanita Jangan Dandan Kalau Nyetir

Parwata - Minggu, 25 November 2018 | 08:00 WIB

Alinka Hardianti hasil latihan berada di posisi 28 dari 72 peserta (Parwata - )

Otomania.com - Pembalap Alinka Hardianti memberikan tips berkendara yang baik dan aman untuk pengendara wanita.

Hal tersebut, tak terlepas dari banyaknya anggapan masyarakat Indonesia, yang menilai perempuan cenderung lebih 'sembrono' dalam berkendara.

Menangggapi hal tersebut, menurut Alinka pemikiran itu muncul karena kebanyakan perempuan tidak mahir menyetir, akhirnya orang cenderung megeneralisasikan seluruh perempuan seperti itu.

Lantas ia pun menyarankan agar perempuan lebih fokus dalam menyetir, dan tidak melakukan aktivitas lain.

(BACA JUGA: Detik-Detik Ford F-350 Modifikasi Mesin, Saat Dynotest Meleduk Hebat)

"Ada yang bikin alis juga di tengah jalan. Udahlah kalau nyetir fokus aja, gak usah bikin alis, pakai lipstick, bikin eyeliner, pokoknya fokus," kata Alinka saat ditemui beberapa waktu lalu.

Ia menyarankan, aktivitas make-up sebaiknya dilakukan di rumah ataupun ketika telah sampai di lokasi tujuan.

"Kalau emang butuh banget pakai itu, ya bangunnya lebih pagi, atau sampai tujuan dulu, nanti di tempat parkir baru deh tuh urusin make-up," sambungnya.

(BACA JUGA: Pembalap Paling Happy, Dapat Kado Motor Bukan Sembarang Motor)

Alinka juga mengatakan agar perempuan tidak meletakkan barang-barang yang tidak penting di dalam mobil, khususnya di area pengemudi.

"Jauhin semua barang-barang printilan yang gak penting. Cewek-cewek kan sering banget naro barang-barang di dalem mobil," ucapnya.

"Segala roll rambut, sisir, sepatu pasti ada di bawah jok. Karena kan kebiasaan mereka tuh biasanya pakai high heels terus pas mau nyetir dilepas," tambahnya.

Barang-barang tersebut dinilai Alinka dapat mengganggu konsentrasi pengemudi saat berada di jalan.

(BACA JUGA: Siap-Siap Nih, Gak Hanya Mobil, Motor Juga Kena Aturan Jalan Berbayar)

Perihal penilaian masyarakat terhadap pengendara perempuan, Alinka mengaku dirinya juga pernah diremehkan sehingga ia termotivasi untuk lebih baik.

"Itu sih jadi salah motivasi gue juga tuh ikut balap pas dulu. Gua gak mau dibilang cewek itu ga bener kalo nyetir," katanya.