Shockbreaker Mati Sebaiknya Cepat Diganti, Daripada Ujung-ujungnya Sakit Hati

Yosana Okter Handono - Kamis, 20 September 2018 | 17:00 WIB

Ilustrasi Shockbreaker motor matik (Yosana Okter Handono - )

Otomania.com - Sebagai pengguna kendaraan bermotor wajib tahu, sokbreker mati ternyata bisa bikin komponen motor lainnya ikut rusak.

"Yang pertama terkena dampak sokbreker mati adalah ban. Habisnya jadi enggak rata, kayak bergelombang begitu," buka Ali, pemilik Prima Shockbreaker, bengkel spesialis sokbreker motor dibilangan Cibubur, Jakarta Timur.

Kemudian naik ke atas, bagian roda juga jadi gampang rusak.

"Kalau peleknya masih jari-jari, bisa cepat putus atau lingkarnya jadi peyang," ucap Ali.

"Kemudian bearing dan as roda jadi gampang oblak juga," tambahnya.

(BACA JUGA:Klarifikasi Wanita Penuntut Anak SMP Rp 1,5 Juta Karena Senggol Grand Livinanya)

Naik ke atas, ternyata rantai pun kena imbasnya sokbreker mati.

"Karena sokbreker mati itu menyebabkan swing arm mengayun berlebihan. Otomatis rantai akan mengikutinya," jelas Ali.

Isal/GridOto.com
Ban motor bergelombang akibat sokbreker mati

Karena bayang mengayun berlebihan, rantai jadi sering kencang kendur yang bisa menyebabkan putus.