Tinggal Pilih, Dana Rp 100 Jutaan Dapat SUV Bekas, Ada Yang Tahun Muda

Irsyaad Wijaya - Jumat, 14 September 2018 | 19:15 WIB

Ilustrasi. Honda CR-V Gen 2 2002-2006 (Irsyaad Wijaya - )

Untuk urusan konsumsi bahan bakar, di dalam kota Honda CR-V membukukan angka 1:9 dengan bahan bakar pertalite.

Pantauan dari salah satu situs jual-beli mobil online, Honda CR-V generasi kedua 2.000 cc dibanderol oleh pemiliknya di kisaran Rp 70-90 juta, tergantung tahun pembuatan dan kondisi.

2. Nissan X-Trail Generasi Pertama (2003-2008)

X-Trail Club Indonesia
Ilustrasi X-Trail generasi pertama

Mobil ini tentu saja jadi pesaing langsung dari Honda CR-V generasi kedua yang sebelumnya jadi rekomendasi.

Jika dibanding CR-V, X-Trail memiliki keunggulan pada kenyamanan berkendara dan ruang yang sedikit lebih besar di dalam kabin.

X-Trail juga dibekali dengan dua pilihan mesin, QR20DE yang berkapasitas 2.000 cc dan QR25DE dengan 2.500 cc-nya.

(BACA JUGA: 51 Unit Ferrari Milik Diler di Jepang Hancur Diterjang Topan, Kerugian Capai Ratusan Miliar )

Kalau mengejar efisiensi, varian mesin 2.000 cc lebih cocok untuk kondisi stop & go di Indonesia yang memiliki konsumsi bahan bakar serupa dengan CR-V, 1:9.

Untuk urusan harga pun mobil ini dibanderol serupa dengan pesaingnya, di kisaran Rp 70-90 juta di salah satu situs jual beli online.

3. Daihatsu Terios Generasi Pertama (2006-2017)

Infoharga-id.blogspot.com
Daihatsu Terios

Jika kalian menginginkan SUV yang lebih irit dengan tahun pembuatan lebih muda, Daihatsu Terios bisa jadi alternatif dari kedua SUV di atas.

Mobil ini dibekali dengan mesin 3SZ-VE 1.500 cc yang terbilang cukup irit, dengan bahan bakar pertalite Terios bisa tembus 1:11 untuk dalam kota.

Memang jika dibanding kedua SUV di atas, mobil ini sedikit kekurangan tenaga untuk diajak menanjak saat kursi penumpangnya terisi penuh.

SUV 7-penumpang ini dibanderol sekitar Rp 90-100 jutaan untuk lansiran tahun 2006-2008 di salah satu situs jual-beli mobil online.

(BACA JUGA: Tim Honda MotoGP Merapat ke Michelin, Jurnalis Senior Curigai Ada Kongkalikong)