Modus Baru, Bandit Incar Anak-anak, Pura-pura Nyari Anaknya

Fedrick Wahyu - Senin, 30 Juli 2018 | 17:00 WIB

Foto ilustrasi: Setiabudi (menutupi wajah) ketika ditanya Kapolsek Lakarsantri Surabaya, Kompol Dwi (Fedrick Wahyu - )

Otomania.com - Banyak risiko yang bisa terjadi jika membiarkan anak di bawah umum mengendarai motor sendirian.

Contohnya, seperti yang dialami oleh Sufyan Asfahani.

Remaja 13 tahun asal Lidah Wetan Surabaya dan masih duduk di kelas XII SMP ini kehilangan motornya karena dibawa kabur dua pria tak dikenal, Minggu (29/7/2018).

Dilansir dari Surya,co.id, korban kehilangan Honda Vario L 4763 YG.

(BACA JUGA: Meski Angkutan Umum, Kopaja dan Metromini Dilarang Lewat Jalan Protokol Selama Asian Games 2018)

Ceritanya, korban bersama lima temannya naik motor ketika melintas di Jl Bangkingan, tepatnya di depan Asrama polisi, Sufyan dan kawannya dipepet dan diminta menepi oleh dua orang laki-laki tak dikenal mengendarai Honda BeAT biru.

"Anak saya ditanya-tanya oleh kedua orang itu sambil menunjukkan foto di sebuah HP,” kata Irwan, ayah kandung Sufyan, Minggu (29/7/2018).

Menurut Irwan, anaknya ditanya pelaku tentang foto yang ada di HP.

Oleh Sufyan dijawab tidak mengenal orang yang dimaksud.

Selanjutnya, kedua pria meminta Sufyan mengantarkan mencari orang di HP yang diakui sebagai anak pelaku.

(BACA JUGA: Enggak Bicara Brand Mana Lebih Bagus, Tata Motors Pilih Unjuk Kelebihan)