Makin Pelik, Sopir Adik Anggota DPR Yang Diduga Lakukan Pemukulan di Jalur Busway Bantah Laporan Rony

Irsyaad Wijaya - Selasa, 26 Juni 2018 | 13:00 WIB

Kuasa hukum Yudi Adranacus, Ardy Mbalembout; sopir Yudi Adranacus, Pardan; dan adik anggota DPR RI Herman Hery, Yudi Adranacus, di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin (25/6/2018) malam. (Irsyaad Wijaya - )

Otomania.com - Kasus pemukulan di jalur busway yang melibatkan adik anggota DPR-RI Fraksi PDI-P Herman Hery makin pelik.

Rony Yuniarto Kosasih yang melaporkan kejadian pengeroyokan mendapat bantahan dari sopir adik Herman Hery, Yudi Adranacus bernama Pardan.

Pardan justru melaporkan adanya dugaan penganiayaan yang dilakukan Ronny.

Menurut Pardan, kejadian yang sebenarnya bukan pengeroyokan, melainkan perkelahian antara dirinya dan Ronny.

"Itu bukan pengeroyokan. Aslinya duel, saya sama Ronny," ujar Pardan seusai diperiksa di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin (25/6/2018) malam.

(BACA JUGA: Ditaruh di Dashboard Tanpa Pengawasan, Uang Ratusan Juta Untuk Beli Mobil Raib Dicuri)

Pardan menjelaskan, perkelahian dirinya dengan Ronny dimulai karena Ronny memukul bosnya, Yudi, pada 10 Juni 2018 malam.

Saat itu, Yudi keluar dari dalam mobil untuk menemui Ronny yang menggebrak mobilnya. Pardan menyebut Ronny yang pertama kali memukul bosnya.

"Pak Ronny itu dorong bos saya, mukul bos saya, akhirnya bos saya jatuh. Lalu, saya lari keluar dari mobil. Abis itu, sudah saya dorong (Ronny)," kata dia.

Setelah itu, Pardan dan Ronny pun berkelahi. Pardan merasa Ronny melakukan penganiayaan hingga melapor ke polisi pada 11 Juni 2018, sekitar pukul 22.30 WIB.

Dia membawa bukti hasil visum punggung dan pipinya yang terluka.

(BACA JUGA: Kecepatan di Jalan Tol Kurang Dari 40 Km/Jam, Mobil-Mobil Yang Lewat Akan Dibatasi )