Nissan Tetap Bertahan dengan Juke

Donny Apriliananda - Kamis, 9 November 2017 | 07:44 WIB

Nissan Juke Revolt (Donny Apriliananda - )

Otomania.com - Kabar negatif kembali berhembus soal nasib Nissan Juke. Rumornya, PT Nissan Motor Indonesia berhenti memproduksi Juke. Tapi lagi-lagi, berita itu ditampik.

Nasib Juke memang sedang suram. Padahal, mobil ini merupakan pelopor definisi crossover dalam dunia otomotif. Data penjualan di pasar besar dunia, termasuk Indonesia, menunjukan tren penurunan.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo), wholesales Juke pada 2012 mencapai 6.564 unit. Penurunan langsung terjadi pada 2013 yaitu menjadi 3.128 unit.

Kemudian penjualan kembali menukik hingga 1.100 unit pada 2014. Sampai akhirnya kehilangan empat digit penjualan menjadi 722 unit pada 2015.

Baca: Satu Atap, Tapi Mitsubishi Klaim Berbeda dari Nissan dan Renault

Tahun lalu Juke hanya terjual 305 unit. Sedangkan pada Januari – September tahun ini cuma 171 unit. Angka yang sangat kecil.

“NMI masih memproduksi dan memasarkan Nissan Juke,” ucap Vice President Director of Marketing and Sales NMI Davy J Tuilan, Senin (6/11/2017).

Meski sudah mengonfirmasi, Davy mengelak menjawab pertanyaan sampai kapan NMI tetap memproduksi Juke.

Pada pemberitaan global, Nissan di Jepang bakal “mencabut nyawa” Juke setelah pembaruan model year 2017 atau 2018 muncul.

Perannya sebagai crossover medium bakal digantikan Kicks yang sudah diperkenalkan tahun lalu.

Penjualan Juke dari tahun ke tahun
2012 = 6.564 unit
2013 = 3.128 unit
2014 = 1.100 unit
2015 = 722 unit
2016 = 305 unit
Jan-Sep 2017 = 171 unit