"Neraka Macet" Tol Jakarta-Cikampek Bakal Lebih Lancar

Donny Apriliananda - Minggu, 5 November 2017 | 16:42 WIB

Kepadatan Tol Cikampek - Suasana kepadatan arus lalu lintas jalan tol Cikampek di kawasan Bekasi Barat, Jawa Barat, Senin (17/7/2017). Keberlangsungan tiga proyek sekaligus di ruas tol tersebut, yaitu proyek LRT, pengembangan tol susun Cikampek dan kereta cepat mengakibatkan arus lalu lintas semakin padat. Masyarakat pengguna tol Cikampek dihimbau untuk menggunakan transportasi umum atau menggunakan jalan arteri sebagai jalur alternatif agar tidak terjebak dalam kemacetan. (Donny Apriliananda - )

Otomania.com - Ruang gerak truk-truk besar makin terbatas. Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan mulai melakukan uji coba pembatasan angkutan barang di ruas Tol Jakarta-Cikampek, pada 6-17 November 2017.

Truk yang tidak boleh melintas hanya golongan empat dan lima, seperti kontainer dan truk gandeng. Selama masa uji coba, angkutan barang itu tidak boleh melintas pukul 06.00-09.00 WIB setiap Senin-Jumat.

Informasi dari akun instagram @bptjkemenhub, uji coba ini dilakukan di kedua arah jalan Tol. Arah Cikampek dari Cawang hingga Dawuan, dan menuju Jakarta dimulai ruas Dawuan sampai Cawang.

Baca: Pemkot Bekasi Tolak Tol Becakayu, Ini Alasan dan Solusinya

Sebelumnya, BPTJ sudah pernah melakukan uji coba pembatasan di ruas jalan Tol itu, namun hanya satu arah. Setelah dievaluasi ternyata kecepatan kendaraan meningkat hingga 15 persen.

 

#anakkota, kini ujicoba pengaturan angkutan barang dilaksanakan dua arah lho. Kapan? Simak infografis ini yuuk @kemenhub151 @BudiKaryaS @bambangprihartono2

A post shared by BPTJ 151 (@bptjkemenhub) on Nov 2, 2017 at 6:34am PDT



Setelah masa percobaan ini selesai, maka Kepala BPTJ, Bambang Prihartono akan membuat Peraturan Menteri, agar bisa segera direalisasikan.

Tol Jakarta-Cikampek belakangan ini memang sudah "tak manusiawi". kemacetan luar biasa hingga gerak kendaraan tak lebih dari 10 kpj, terjadi hampir setiap hari.

Hal ini karena adanya tiga proyek yang berjalan bersamaan di ruas tol yang menghubungkan Jakarta dan kawasan satelit di sebelah Timur itu.