Berandai Kemungkinan Indonesia Produksi Yaris 1.2L

Febri Ardani Saragih - Jumat, 15 September 2017 | 18:03 WIB
Toyota Yaris Ativ, sedan termurah Toyota .
Bangkokpost
Toyota Yaris Ativ, sedan termurah Toyota .

Jakarta, Otomania.com – Sampai saat ini pabrik Toyota di Indonesia hanya memproduksi Yaris, bersama saudara satu platform Vios, dengan satu pilihan mesin 1.5L. Mungkinkah Toyota Indonesia ikut cara Thailand memiliki Yaris dengan mesin lebih kecil yaitu 1.2L?

Kemungkinannya tetap ada, namun rasanya pilihan mesin itu tidak rasional untuk saat ini. Di Thailand, sudah lama ada Yaris 1.2L sebab Toyota ingin mendapat fasilitas tambahan dari program Eco Car yang dibuat pemerintah. Paling baru, Toyota Thailand meluncurkan versi sedan Yaris Ativ pada Agustus lalu buat masuk juga ke Eco Car.

Di Indonesia, Yaris hatchback 1.2L bisa jadi sulit sebab sudah ada model hatchback lain dengan kapasitas mesin sama, yaitu Agya dan Etios. Satu skenario kemungkinan, bila Etios jadi pensiun lantas Yaris hatchback 1.2L bisa mengisi posisinya.

New Yaris 1.2L
Bangkokpost
New Yaris 1.2L

Namun itu pun belum cukup masuk akal. Pasalnya, ketimbang impor unit dari Thailand, seharusnya buat efisiensi Yaris hatchback 1.2L diproduksi di dalam negeri sebab Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) sudah punya perlengkapan produksi Yaris dan Vios di Karawang, Jawa Barat.

Baca: Yaris Ativ, Sedan Baru Toyota Bemesin Kecil

Walau begitu, produksi lokal juga masih punya masalah lain yaitu TMMIN belum pernah memproduksi mesin di bawah 1.5L. Mesin Etios produksi TMMIN diimpor utuh dari India, sedangkan produk-produk Toyota bermesin di bawah 1.5L merupakan jatah produksi Daihatsu.

“Di pabrik Karawang III tidak ada mesin 1.2L,” kata sumber TMMIN, Kamis (14/9/2017).

Sementara itu, Executive General Manager TAM Fransiscus Soerjopranoto, mengatakan TAM masih fokus di produk-produk yang sudah ada sekarang. “Mesin sebenarnya enggak ada masalah. Konsumen mau apa enggak, itu paling penting,” ucap Soerjopranoto. 

Editor : Azwar Ferdian
loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA