Ubahan Lengkap Brio Satya 8 Roda dari Yogyakarta

Setyo Adi Nugroho - Selasa, 29 Agustus 2017 | 08:05 WIB
Mukidi, Brio Satya 2014 garapan John Speed Custom Yogyakarta, Jawara di BlackAuto Battle Surabaya 2017
Otomania
Mukidi, Brio Satya 2014 garapan John Speed Custom Yogyakarta, Jawara di BlackAuto Battle Surabaya 2017

Jakarta, Otomania.com – Juara ajang modifikasi BlackAuto Battle Surabaya, Brio Satya 2014, memang selalu mengundang perhatian. Bukan saja karena jumlah ban yang digunakan hingga delapan buah, tapi juga beragam ubahan yang mencakup eksterior serta interior.

Wawan, sang kreator dari bengkel Jhon’s Speed Custom Yogyakarta berusaha mewujudkan ide-ide liarnya di mobil milik Farid. Keduanya telah bekerja sama di beberapa kontes modifikasi dan tidak jarang modifikasinya membuat banyak orang berdecak kagum.

“Pokoknya bagaimana ide tersebut bisa di wujudkan dalam kendaraan ini. Kesulitan pasti ada dengan modifikasi seperti ini terutama perubahan rangka dan bodi mengikuti bentuk tapi bersyukur konsep ini bisa terwujud,” ucap Wawan saat ditemui Otomania di Surabaya beberapa waktu lalu.

Selain delapan roda yang menarik perhatian, bentuk Brio Satya pun sudah sulit untuk dikenali, membuat pengunjung kerap bertanya mobil apa ini. Ubahan ini membuat mobil city car Honda tersebut memiliki panjang hingga enam meter.

Mukidi, Brio Satya 2014 garapan John Speed Custom Yogyakarta, Jawara di BlackAuto Battle Surabaya 2017
Otomania
Mukidi, Brio Satya 2014 garapan John Speed Custom Yogyakarta, Jawara di BlackAuto Battle Surabaya 2017

Guna mewujudkan ide ini, Wawan menambahkan sasis kustom model ladder frame. Bagian belakang ia tambahkan gardan untuk satu pasang roda dan roda depan ditambahkan kaki-kaki sebagai penghubung sistem kemudi untuk sepasang roda. Uniknya tambahan roda depan ini juga dapat berbelok mengikuti arah kemudi.

Eksterior tampil mencolok dengan airbrush berwarna hijau dan dikombinasikan dengan bodi kit yang menimbulkan kesan futuristik. Mobil ini juga mendapatkan sentuhan suspensi udara serta sistem motorized sebanyak 16 titik yang dapat dioperasikan melalui perangkat telepon genggam Android.

“Semuanya dikerjakan bertahap di bengkel di Sleman. Termasuk seluruh model pintu yang menggunakan model gullwing, serta pintu belakang dan kap mesin yang menggunakan motor,” ucap Wawan.

Mesin Brio Satya sudah berganti menjadi mesin Honda K20 2.000 cc dengan tambahan perangkat turbo. Ini untuk menyeimbangkan penambahan bobot yang ditopang mobil ini.

Bagian interior penuh dengan beragam instrumen seperti enam unit takometer dan tombol untuk pengaturan air suspension. Dari segi hiburan, mobil ini melimpah ruah dengan kehadiran perangkat PlayStation, TV LED 32 inci, tujuh unit TV LED 4 inci, TV LED 14 inci, dan tujuh subwoofer.

Editor : Azwar Ferdian
loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA