Niat Mau Hemat, Minum Premium Oplosan Malah Bikin Mesin Ngelitik dan Gak Bertenaga, Ini Sebabnya

Parwata,Ahmad Ridho - Selasa, 20 Juli 2021 | 16:54 WIB

Gunakan bensin yang sesuai dengan spesifikasi mesin (Parwata,Ahmad Ridho - )

Otomania.com - Bisa timbulkan efek negatif, ini bahayanya campur bensin jenis premium dengan Pertalite.

Enggak sedikit yang mengisi bensin pada kendaran seperti motor dengan mengoplos atau mencampurkan antara bensin oktan rendah dengan yang tinggi.

Ternyata, mencampur bensin dengan tipe yang berbeda ini, efek jangka panjangnya malah bisa merugikan.

Baca Juga: Awas Jangan Asal Isi Bensin, Motor-motor Ini Enggak Bisa Minum Premium dan Pertalite

Meski secara pengeluaran bisa menjadi lebih hemat, namun perilaku mencampur bahan bakar ini ternyata bisa menimbulkan efek negatif.

Ahli Konversi Energi dari Institut Teknologi Bandung buka suara soal efek buruk pada penggunaan jangka panjang.

"Sebabnya Premium tidak memiliki zat aditif, maka jika dicampur dengan Pertalite RON 90 misalnya, zat aditif yang ada di Pertalite akan berkurang dan berpotensi menimbulkan kerak," Tri Yuswidjajanto Zaenuri, Ahli Konversi Energi Fakultas Teknik dan Dirgantara, Institut Teknologi Bandung.

Lebih jauh zat aditif yang dimaksud adalah semacam deterjen agar pembakaran bisa terjadi dengan lebih bersih.

Deposit kerak umumnya akan dimulai dari banyaknya kerak pada kepala silinder dan sekeliling payung klep.

Tumpukan kerak ini bisa mengakibatkan knocking atau ngelitik dan performa mesin turun drastis.

Baca Juga: Harga Pertalite Turun Jadi Rp 6.450, Setara Premium Sudah Berlaku di Makassar

Selain menimbulkan kerak pada bagian ruang bakar, akibat mencampur bensin ini pun berpengaruh langsung terhadap kinerja mesin.

Karena kerja mesin motor menjadi tidak optimal, bisa membuat konsumsi bahan bakar jadi lebih boros.