Indikator Check Engine Pajero Sport Menyala, Ini Bisa Jadi Biang Keroknya

Indra Aditya - Sabtu, 1 Desember 2018 | 14:21 WIB

Ilustrasi check engine light (Indra Aditya - )

Otomania.com - Pemilik mobil pasti panik saat melihat lampu indikator check engine menyala.

Seperti pengalaman Hestianti, pemilik Mitsubishi Pajero Sport tahun 2011 yang melihat lampu check engine mobilnya menyala terus sepanjang perjalanan.

"Padahal semalam masih normal," kata ibu rumah tangga ini.

Problem ini sudah terdeteksi pihak bengkel resmi, seperti diutarakan Wawan Kurniawan dari Mitsubishi Lautan Berlian (MLB) di Jl. Panjang No.8, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

(BACA JUGA: Awas! Copot EGR Pajero Sport Ngacir, Racunnya Makin Gede)

Menurut Wawan, lampu indikator check engine terus menyala, merupakan isyarat kalau kondisi bahan bakar yang digunakan tak sehat.

"Sebab tidak jarang pemakai Pajero Sport mengisi bahan bakar dengan solar yang kualitasnya rendah," ucapnya.

Ilustrasi. Mitsubishi Pajero Sport

Untuk penanganan awal mesti dilakukan pendeteksian menggunakan Multi Use Tester (MUT)-III, yang terhubung dengan sensor kadar solar pada separator di bawah filter bahan bakar.

Setelah diagnosa selesai, alat ini akan menampilkan data tentang fuel leak yang abnormal.

"Kondisi fuel leak yang tidak normal terpantau dari float sensor, yang akan mengapung jika terjadi perbedaan berat jenis air dan solar yang signifikan. Artinya di sini, kualitas solar yang dipakai kurang bagus," beber Wawan.

Jika kondisinya demikian, mesti memeriksa filter solar di bagian water separatornya.

(BACA JUGA: Pajero Sport Terkenal Limbung Saat Menikung, Begini Jurus Mengatasinya)

Langkah ini untuk memastikan, apakah kualitas solar yang ada di dalam tanki sudah sangat buruk atau masih bisa ditolerir.

Ilustrasi filter Solar


Opsi pertama, jika kualitas solarnya tidak terlalu buruk, maka penanganannya cukup dengan membersihkan saringan solar, diikuti proses buang angin atau bleeding.

Setelah proses pembersihan tadi selesai dilakukan, dilanjuti dengan step akhir menggunakan alat scanner yang sama.

"Tujuannya untuk me-reset sekaligus melakukan engine learning, agar sistem komputer di mobil kembali normal," tandas pria asal Kuningan, Jawa Barat ini.

Tapi kalau kondisinya sudah terlalu parah yang terdeteksi saat pendeteksian awal pakai MUT-III tadi, tangki bahan bakar mesti dicopot untuk dikuras agar kembali bersih.

Wawan juga menawarkan opsi untuk menghindari masalah lampu check engine nyala kembali di kemudian hari, dengan mengaplikasi double fuel filter.

"Karena efeknya sangat besar buat menyaring kotoran sekaligus air yang akan masuk ke ruang bakar," promosi pria ramah ini.