Pajero Sport Terkenal Limbung Saat Menikung, Begini Jurus Mengatasinya

Indra Aditya - Jumat, 30 November 2018 | 20:40 WIB

Ilustrasi Mitsubishi Pajero Sport (Indra Aditya - )

Otomania.com - Mitsubishi Pajero Sport adalah sosok SUV dengan ground clearance tinggi, keuntungannya bisa melibas kondisi jalan yang buruk.

Dengan kelebihan tersebut Pajero Sport dinilai cocok dengan medan geografis di Indonesia sehingga cukup populer.

Sebelumnya, telah dibahas mengenai patokan harga Mitsubishi Pajero Sport generasi pertama yang kini dibanderol mulai Rp 200 juta.

Kalau Anda tertarik untuk meminang mobil ini, ada beberapa hal yang patut menjadi perhatian.

(BACA JUGA: Tangguh! Detik-detik Pajero Sport Libas Tanjakan Curam, Gak Perlu Susah Payah )

Kini Pajero Sport dibanderol mulai Rp 200 juta


Beberapa di antaranya adalah gejala limbung yang hadir karena ground clearance Pajero Sport, khususnya saat bermanuver pada kecepatan tinggi di jalan bebas hambatan.

“Gejala limbungnya cukup terasa saat kecepatan tinggi, khususnya ketika sedang menyalip atau menikung. Tapi buat saya wajar, karena Pajero Sport kan SUV dan tinggi,” sahut Edy Swarsono, pemilik Pajero Sport tahun 2010 ini.
 
Solusinya, “Bisa dengan menggunakan sokbreker yang lebih keras,” terang Iwan Sugi dari bengkel 4x4 Specialist.

(BACA JUGA: Pajero Sport 2009 Masih Gagah, Harga Bersahabat Pula Mulai Rp 200 Jutaan)

Saat ini pilihannya per aftermarket untuk Pajero Sport sudah cukup banyak di pasaran.

Untuk sokbreker bisa menggunakan merek Kayaba Excel G atau Monroe Sensatrac dengan harga mulai dari Rp 900 ribuan hingga Rp 2 jutaan sepasang.

Aditya Pradifta
Ilustrasi stabilizer di kaki-kaki belakang


Solusi lainnya, bisa dengan menggunakan stabilizer belakang. Pemasangannya pun mudah, yakni dengan ‘mengikatnya’ di gardan dan arm suspensi belakang.
 
Pilihan merek untuk stabilizer belakang aftermarket dari beragam merek yang rentang harganya di kisaran Rp 3 jutaan.