Kemenhub Minta Aplikator Transportasi Online Temukan Formula Tarif

Ignatius Ferdian - Selasa, 6 November 2018 | 21:00 WIB

Iustrasi demo pengemudi ojek online (Ignatius Ferdian - )

Otomania.com - Persoalan mengenai tarif transportasi online terus berlanjut, yang mana para pengemudi transportasi online menuntut keadilan soal tarif.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mendorong aplikator untuk menemukan formula tarif yang pantas dan menguntungkan semua pihak.

Baik aplikator, pengemudi, maupun masyarakat sebagai konsumen.

"Soal tarif atas bawah kita harapkan pihak aplikator memperhatikan terhadap tarif yang sudah kita buat," ujar Budi Setiyadi di Jakarta, Selasa (6/11/2018).

(BACA JUGA: Pengojek Online Nangis Sesegukan, Mengaku Lihat Lion Air JT610 Berasap)

Budi juga menitikberatkan kepada aplikator agar tidak menentukan tarif di bawah rata-rata sehingga merugikan pengemudi.

"Kadang mereka bermain di bawah Rp 3.500 kadang mereka bermain di atas Rp 6.500. Nah, ini kan tidak bersamaan dengan kebijakan yang kita buat," kata Budi.

"Saya meminta pihak aplikator untuk ikuti aturan," paparnya.

"Ini tidak diikuti, itu juga tak diikuti, padahal sudah kita buat aturannya. Kita sudah banyak mengalah dari tidak dikenakan stiker dan sebagainya," tegas Budi.

(BACA JUGA: Asap Pekat Dari Ban Terbakar, Ratusan Pengendara Ojek Online Demo)

Dia berharap, aplikator tidak memainkan tarif batas bawah dan batas atas yang sudah dibuat.

"Jika masih terus seperti itu, ada kemungkinan para konsumen lebih memilih taksi biasa," ucapnya.