Pikap Berhenti Dadakan, Guru Paud Jatuh Dari Motor dan Tewas Dihantam Truk

Ignatius Ferdian - Senin, 5 November 2018 | 19:40 WIB

Jasad korban kecelakaan saat dievakuasi mobil polisi Situbondo (Ignatius Ferdian - )

Otomania.com - Akibat terserempet truk di jalan Raya Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Senin (05/11) seorang guru Paud harus kehilangan nyawanya.

Korban tewas diketahui bernama SM (33), warga Desa Belimbing, Kecamatan Besuki.

Sedangkan anaknya bernama MT (17) mengalami luka ringan.

Peristiwa kecelakaan itu bermula saat Taufiqurrahman mengendarai  nopol P 3299 ET membonceng SM yang tak lain ibu kandungnya sendiri melaju dari arah barat ke timur.

(BACA JUGA: Sudah 13 Kali Gasak Aneka Mobil, Kelompok Ini Ditembak Saat Curi Pikap)

Ketika motornya melaju, tiba-tiba kendaraan pick up yang di depanya mengurangi laju kecapatannya, sehingga pengendara motor Yamaha Mio berusaha mengerem kendaraanya agar tidak menabrak dan selip.

Akibatnya, ibunya yang dibonceng jatuh ke jalan aspal dan ditabrak truk nopol B-9159-UYZ yang dikemudikan RD (41) warga Kelurahan Kapuk, Kabupaten Jakarta Barat yang melaju dari arah timur ke barat.

Akibat tabrakan tersebut, korban SM meninggal seketika di lokasi kejadian.

Sedangkan anaknya MT mengalami luka lecet pada bagian lutut dan nyeri di bagian punggungnya.

(BACA JUGA: Salah Duga, Bocah Tewas Terkunci Di Kabin Sempat Dikira Ketemu Di Bak Pikap )

Kanit Laka Polres Situbondo, Ipda Teguh Santoso, mengatakan kecelakaan itu terjadi saat pengendara motor berusaha mengerem dan menghindari pikap yang belum diketetahui identitasnya.

"Kami masih olah TKP dan penyelidikan. Akibat kecelakaan itu, satu korban meninggal dan satu korban lagi luka ringan," kata Teguh kepada Surya.