Tiga Bulan Pertama 2018, Honda BeAT dan Vario Paling Banyak 'Pindah Kewarganegaraan'

Fedrick Wahyu - Jumat, 27 April 2018 | 20:20 WIB

Hasil ekspor motor Honda alami kenaikan signifikan (Fedrick Wahyu - )

Otomania.com - Hasil ekspor motor Honda mengalami kenaikan sebesar 22,7% jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) pada periode Januari – Maret 2018, PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan kontribusi 26% terhadap total ekspor nasional dalam kondisi CBU.

Kontribusi itu setara dengan 33.192 unit.

Ekspor CBU pada model skutik Honda tercatat sebanyak 30.794 unit. Dengan model terbanyak yang pindah kewarganegaraan yaitu BeAT eSP sebanyak 20.602 unit.

Setelah itu diikuti oleh Honda Vario series 10.176 unit dan Honda Scoopy eSP 10 unit.

(BACA JUGA: Sekarang Giliran Internal Honda Yang Berikan Analisa Soal Per Sokbreker All New PCX 150 Miring)

Sementara itu, di segmen motor sport tercatat sebanyak 1.539 unit. Dengan rincian, Honda CBR series 913 unit, diikuti Honda CRF 150 sebanyak 520 unit, Honda CB Verza 150 sebanyak 120 unit, dan Honda CB150R StreetFire 40 unit.

Sedangkan untuk motor bebek ada 805 unit yang berasal dari model Honda Revo dengan kontribusi 500 unit, diikuti Honda Sonic 240 unit, Honda Blade 45 unit, dan Honda Supra Series 20 unit.

“Kami senantiasa berupaya menghasilkan produksi sepeda motor dalam negeri dengan kualitas yang berstandar global."

"Kami berkomitmen meningkatkan jumlah ekspor sekaligus memperluas negara tujuan ekspor."

"Kami optimis hingga akhir tahun nanti ekspor unit maupun komponen kami akan meningkat,” ujar General Manager Overseas Business Division AHM Kurniawati Slamet.

Sementara itu untuk ekspor motor Honda dalam bentuk CKD (Completely Knocked Down) tercatat ada sebanyak 43.020 unit