Boleh Tidak Sih, Motor Lagi Inreyen Langsung Digeber? Begini Kata Kepala Mekanik

Fedrick Wahyu - Kamis, 26 April 2018 | 17:36 WIB

Ilustrasi Inreyen motor baru (Fedrick Wahyu - )

Otomania.com - Fungsi inreyen pada motor baru adalah menyesuaikan komponen-komponen di dalam mesin.

Penyesuaian ini juga berguna untuk membersihkan mesin dari sisa-sisa gram saat proses perakitan.

Dengan melakukan masa inreyen, akan membuat usia pakai komponen motor menjadi lebih panjang.

Nah, biasanya, biker sudah tak tahan untuk langsung menggeber motor barunya.

(BACA JUGA: Jangan Sampai Nyesel, Pakai 3 Cairan Ini Biar Motormu Enggak Rewel Saat Musim Hujan)

Lalu, apakah boleh hal tersebut dilakukan?

“Boleh saja, tidak ada masalah. Tapi, ada beberapa hal yang juga perlu diperhatikan,” kata Ribut Wahyudi, Kepala Mekanik Honda Bintang Motor, Cinere, Depok beberapa waktu lalu.

Nah, apa saja yang diperhatikan?

Pertama, usahakan untuk tidak memperlakukan motor secara ekstrem pada 500 km pertama.

“Caranya dengan tidak memutar tuas gas secara penuh pada saat menyalakan motor atau sering melakukan pengereman secara mendadak,” kata Ribut.

(BACA JUGA: Jangan Kelamaan Manasin Motor, Efeknya Bisa Bikin Motor Minta Jajan)

Usahakan juga untuk membuka gas dengan cara diurut dan tidak dihentak.

Kedua, atur putaran mesin dengan stabil.

Gesekan berlebihan yang dihasilkan putaran mesin yang tinggi tentunya akan memperpendek usia pemakaian komponen motor.