Gaya Bonceng Cewek Duduk "Ngangkang" Malah Lebih Aman

Fedrick Wahyu - Jumat, 23 Februari 2018 | 17:40 WIB

Boncengan ngangkang ternyata lebih aman daripada menyamping (Fedrick Wahyu - )

Otomania.com - Banyak pendapat candaan yang mengatakan kalau cewek baik-baik pasti boncengnya menyamping. Sedangkan cewek "nakal" pasti bonceng ala cowok, alias "ngangkang".

Gaya bonceng menyamping ini ternyata sudah ada yang memopulerkan sejak zaman dulu. Pada zaman para koboi, seorang cewek naik kuda dengan cara menyamping, hal itu agar dianggap feminim dan terhormat.

Namun, karena perkembangan zaman, motor muncul dan memberikan risiko bahaya yang lebih besar. Mulai dari kecepatan yang tinggi, dan kondisi lalu lintas yang tak tentu.

Keamanan para boncenger atau nama kerennya co-rider ini juga wajib diperhatikan. Sebab, boncenger juga mempengaruhi keseimbangan dan keselarasan bermotor.

(BACA JUGA: Helm Hadiah Pembelian Honda PCX 150 Tuai Cibiran)

Edi Setiadi Putra analis desain motor, dosen FSRD ITENAS Bandung berkomentar, kalau dari sisi keilmuan, posisi boncengers terkait dengan beberapa hal seperti antropometri (human dimension), bio-mechanic (ilmu tentang gerak tubuh) dan fisiologi (faal psikologi dan penginderaan).

"Posisi ideal nggak boleh lepas dari semua ini, semata demi alasan safety," kata Edi.

Maka posisi yang paling ideal bagi boncenger adalah sama dengan si pengendara. Sedangkan posisi duduk menyamping itu sangat membahayakan karena gerak tubuh terbatas dan susah menjaga keseimbangan.

Keselarasan gerak tubuh jadi tidak sinergi, lalu posisi ini juga kurang nyaman saat mengantisipasi keadaan berbahaya, semisal jatuh dari motor.