Liburan Natal, Pertamina Catat Kenaikan Konsumsi BBM Jenis Ini

Irsyaad Wijaya - Rabu, 27 Desember 2017 | 07:21 WIB

Ilustrasi SPBU Pertamina (Irsyaad Wijaya - )

Otomania.com - Momen liburan selalu diikuti dengan peningkatan jumlah kendaraan. Ini yang bikin permintaan bahan bakar minyak (BBM) cenderung naik, dan PT Pertamina (Persero) sudah mengantisipasinya jauh hari.

Pertamina menyebut adanya lonjakan konsumsi bahan bakar yang punya standar menengah sampai berkualitas dengan angka 10 persen. Padahal periode kenaikan hanya tercatat enam hari dari 18 sampai 24 Desember 2017.

BBM yang dimaksud adalah pertalite, Dexlite, Pertamina DEX, dan Pertamax. “Lonjakan yang sangat signifikan terjadi untuk BBM non subsidi jenis Dexlite,” tutur Adiatma Sardjito, VP Corporate Communication Pertamina.

(BACA JUGA: Bersiap Sambut IIMS 2018, Ini yang Menarik)

Penyaluran BBM non subsidi jenis Dexlite rata-rata menembus angka 1.900 kiloliter (KL) per hari atau sekitar 156,1 persen dibandingkan periode Satgas 2016. Padahal untuk hari biasa penyaluran hanya berkisar 1.600 KL per hari, atau naik sekitar 17 persen.

Adiatma menambahkan pemakaian Pertalite melonjak signifikan mencapai sekitar 49.000 KL per hari atau meningkat 43 persen dibandingkan periode Satgas 2016. Saat kondisi normal pasokan hanya sebesar 45.000 KL per hari, naik 9 persen.

Sementara itu untuk BBM non subsidi jenis Pertamax pasokannya mencapai lebih dari 17.000 KL per hari atau sekitar 20% di atas periode Satgas 2016. sama saat kondisi normal pasokannya sebesar 16.000 KL per hari, naik lebih dari 9 persen.

Pertamina Dex juga diminati pengguna kendaraan bermesin diesel. pasokannya mencapai 570 KL per hari, meningkat sekitar 17 persen dibanding periode satgas 2016. Saat hari biasa pasokan hanya sebesar 531 KL per hari, naik sebesar 8,7 persen.

(BACA JUGA: Yamaha Siapkan Suspensi Monosok untuk Aerox 155?)

"Kami akan terus melayani kebutuhan BBM masyarakat selama masa libur Natal dan Tahun Baru hingga masa Satgas ini berakhir pada tanggal 8 Januari 2018," sambung Adiatma.