Tips Memanasi Motor Injeksi Sebelum Bekendara

Irsyaad Wijaya - Senin, 11 Desember 2017 | 07:25 WIB

ilustrasi mesin motor injeksi (Irsyaad Wijaya - )

Otomania.com - Hampi semua sepeda motor sudah memakai teknologi injeksi. Namun banyak pemilik yang langsung geber pagi hari, enggan atau lupa memanasi mesin.

Meskipun sudah berteknologi canggih, namun pada kenyataannya mesin motor tetap memerlukan pemanasan awal sebelum dikendarai. Standar minimal memanasinya yaitu 30 detik, maksimal 10 menit.

Gunanya agar bensin dan campuran udara yang mengendap dapat seimbang.  Karena saat motor berhenti lama kandungan udara lebih tinggi dari pada bensin. 

(BACA JUGA: 10 Mobil Listrik Mitsubishi demi Penelitian Program LCEV Pemerintah)

"Saat pagi hari, atau motor didiamkan beberapa jam, campuran udara akan lebih tinggi. Supaya campuran udara dan bensinnya homogen, butuh dipanaskan,” kata Slamet Kasianom, Instruktur Yamaha Technical Academy PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) .

Ada keuntungan yang didapat jika memanaskan mesin injeksi minimal 30 detik sebelum jalan. Pertama, komponen dalam mesin mendapat sirkulasi oli dengan baik, Lalu, suhu mesin sudah cukup hangat untuk melakukan perjalanan (running).

Pernyataan itu mendapat dukungan. Sarwono Edi, Technical Service Training Manager PT Astra Honda Motor (AHM) mengatakan bahwa saat mesin dipanasi, efisiensi penggunaan bahan bakar bisa dicapai, tapi ada caranya.

(BACA JUGA: Aturan Penggunaan Lampu Hazard Saat Konvoi Motor)

"Biarkan stasioner saja, dan oli sudah dapat bersirkulasi dengan baik pada putaran mesin stasioner. Tidak perlu digeber-geber karena akan sia-sia." Lanjut Sarwono edi.