Dunia Lain di Ruang Tersembunyi Lexus

Azwar Ferdian - Selasa, 15 Agustus 2017 | 07:24 WIB

Suasana nyaman menenangkan jiwa. (Azwar Ferdian - )

Tangerang, Otomania - Merek-merek mewah saling berlomba buat memanjakan calon konsumen yang datang ke Gaikindo Indonesia International Auto Show ( GIIAS) 2017. Tak hanya deretan mobil mewah yang dipajang di booth yang megah, tapi ada sesuatu yang tersembunyi di balik panggung tersebut.

Adalah Lexus yang menawarkan ruang tersembunyi dengan kesan dunia yang berbeda, di dalam ingar-bingar pameran otomotif. Lexus punya ruang dealing buat calon konsumen yang datang, untuk mendapatkan sesuatu yang beda dibanding merek mewah lainnya.

Ada ”keseimbangan jiwa” yang ditawarkan Lexus Indonesia untuk pengunjung. Tak cuma memajang mobil miliaran rupiah, merek mewah punya Toyota ini menawarkan suasana tenang bak berada di Jepang, padahal sedang berada di booth Lexus bagian belakang di Hall 5D, ICE, BSD City, Tangerang.

Nuansa kayu dengan ornamen bergaya Jepang akan menyapa duluan. Lalu, petugas akan membukakan pintu untuk Anda, dan nikmatilah ruangan nyaman yang disebut dengan Lexus Infinite Zen Garden.

Lexus Indonesia
Suasana jelang masuk Zen Garden di booth Lexus Indonesia.

Seketika, bisingnya suasana pameran lenyap. Hidung dimanja wangi aromaterapi menyegarkan. Mata disuguhi dengan cahaya teduh, via atap dengan ambience seperti langit. Telinga dibuai dengan alunan musik yang menenangkan. Macam dari jalanan, masuk ke interior mobil yang kedap.

General Manager Lexus Indonesia, Adrian Tirtadjaja, mengatakan bahwa lounge ini dibuat dengan konsep Experience Amazing. Orang akan terkejut, dan tidak akan pernah membayangkan sebelumnya, bahkan siap untuk menenangkan jiwa untuk sesaat.

”Kami tidak hanya menghadirkan kehebatan teknologi dari produk-produk Lexus, tetapi juga menghadirkan booth dengan suasana yang mampu melahirkan imajinasi dan inspirasi baru bagi seluruh tamu kami,” ujar Adrian.

KompasOtomotif-Donny Apriliananda
Suasana teduh booth Lexus di GIIAS 2017.

Budaya
Lexus Infinite Zen Garden sarat akan karya perpaduan budaya kemewahan kerajaan Indonesia dengan tradisi Jepang. Kedua hal tersebut tidaklah mudah digabungkan, namun jika sampai mampu menyatu dengan taste dan high level sense of art, maka tercipta karya yang sulit dilukiskan. Itulah definisi dari sebuah karya masterpiece

Sudut demi sudut sangat detil diperhatikan, bahkan dalam penempatan karya-karya maestro tanah air seperti koleksi langka goresan Srihadi Soedarsono ”Tanah Lot”, koleksi batik klasik terbatas dari Iwan Tirta, dan beberapa art piece lainnya karya seniman Indonesia.

Semua dikemas dalam Karesansui, salah satu gaya taman Jepang dengan lanskap kering yang dilukiskan dengan elemen utama pasir dan batu. Pasir mewakili air dan batu mewakili pulau. Pola-pola pada hamparan pasir ditata dengan penggaruk bambu untuk diimajinasikan seperti pusaran air.

Elemen menarik lainnya di dalam taman ini adalah adanya jembatan yang menambah harmoni dalam lanskap yang berfungsi sebagai penghubung bagian-bagian taman. Jembatan dipisahkan oleh ”air” menuju ke area private suite, tempat pengunjung bisa duduk santai menikmati pemandangan zen garden yang terpampang indah di depan mata.

Material natural seperti gemercik air mengalir dari bambu, rangkaian tanaman bonsai, dan hiasan tanaman bambu semakin mempercantik ”rumah” ini.

Lalu, siapa yang boleh menikmatinya? Adrian tidak secara langsung mengatakan konsumen atau calon konsumen. Bahkan dirinya mempersilakan siapa saja yang ingin tahu, atau bahkan sudah punya keberanian untuk menikmati Zen Garden.