Motor "Ayam Jago" Semakin Ciut

Febri Ardani Saragih - Jumat, 7 Juli 2017 | 10:23 WIB

New Honda Sonic 150R dan Suzuki Satria FU 150 memiliki dimensi dan rupa yang hampir serupa. (Febri Ardani Saragih - )

Jakarta, Otomania.com – Sejak Honda Sonic meluncur pada Agustus 2015 lalu, Suzuki Satria F150 tidak lagi sendirian di kelas underbone sport genre “ayam jago”. Meski model sudah bertambah, ternyata pasar ini tidak bisa berkembang.

“Pasarnya berubah, dulu kami bisa jual 30.000 unit per bulan, sekarang 4.500 unit. Memang ada tren perubahan,” kata Yohan Yahya, Departemen Head Marketing and Sales Suzuki Indomobil Sales (SIS) R2, Rabu (5/7/2017).

Ghulam/Otomania
Suzuki Satria generasi terbaru.
Menurut Yohan, saat ini adalah masa-masa sulit Satria F150. Soal penjualan dikatakan sudah menyentuh batas bawah, meski begitu segmen “ayam jago” diyakini tidak akan hilang.

Ada dua hal yang disebut mempengaruhi konsumen tidak lagi melirik model “ayam jago”. Pertama karena bentuk tubuhnya tidak bisa mengakomodasi semua pilihan bobot biker, dan kedua, banyak model sport 150cc baru yang muncul.

Febri Ardani/KompasOtomotif
Warna baru Sonic Aggresso Matte Black menggantikan varian lama Spartan Black (hitam mengilap).
Sampai lima bulan pada tahun ini, penjualan kedua model itu juga terbaca menurun, Satria F150 terjual 6.850 unit sedangkan Sonic 19.948 unit. Tahun lalu 39.465 unit Satria F150 terjual, sementara Sonic 37.695 unit.