Kaca Depan Berdebu, Jangan Asal Gunakan Wiper

Setyo Adi Nugroho - Minggu, 25 Juni 2017 | 08:05 WIB

Wiper mobil disaat hujan (Setyo Adi Nugroho - )

Jakarta, Otomania.com – Musim mudik kali ini dipenuhi dengan pemandangan jalur darurat yang belum layak pakai. Jalur darurat ini dilewati pemudik agar mengurai kemacetan di jalur utama mudik seperti Pantura dan jalan tol.

Melewati jalur ini membuat kendaraan tertutup debu. Termasuk kaca depan sebagai area penglihatan ke depan kendaraan.

“Biasanya pengemudi tidak sabar untuk segera membersihkan kaca dengan wiper di depan. Sayangnya ini dapat beresiko membuat kaca tergores,” ucap Dolf Valentino, Service Manager Diler Daihatsu Pangeran Jayakarta saat dihubungi beberapa waktu lalu.

Pasalnya, bagian air dari washer atau air wiper, yang menyemprot ke bagian kaca tidak membasahi seluruh permukaan kaca, terutama bagian bawah. Akibatnya saat awal wiper bergerak dalam keadaan kering yang membuat kotoran tergores ke permukaan kaca.

“Kalau merek Eropa, air washernya keluar dari bilah wiper. Jadi kemana dia bergerak sudah dibasahi agar lebih mudah bersihkannya. Kalau di mobil biasa yang washernya di depan, pertama-tama tidak baret, tapi lama lama bisa baret juga,” ucap Dolf.

Kondisi serba salah ini bisa ditanggulanggi dengan pengemudi menepi dan berhenti terlebih dahulu. Kemudian siramkan seluruh bagian kaca depan dengan air. Pastikan sampai keseluruhan dan debu yang menempel lunak dan luntur.

KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Kendaraan pemudik melintasi jalan tol darurat Brebes Timur dan Pemalang-Batang di Batang, Jawa Tengah, Kamis (22/6/2017). Mulai Kamis malam ini (22/6/2017) jalan tol darurat Brebes Timur-Pemalang-Batang dibuka selama 24 jam.