70 Persen Pemudik Pilih Jalan Darurat

Febri Ardani Saragih - Jumat, 23 Juni 2017 | 19:41 WIB

Kendaraan pemudik melintasi jalan tol darurat Brebes Timur dan Pemalang-Batang di Batang, Jawa Tengah, Kamis (22/6/2017). Mulai Kamis malam ini (22/6/2017) jalan tol darurat Brebes Timur-Pemalang-Batang dibuka selama 24 jam. (Febri Ardani Saragih - )

Brebes, Otomania.com – Jalur tambahan berupa Jalan Darurat Kaligangsa-Gringsing, sebagai alternatif keluar di Gerbang Tol Brebes Timur (Brexit), menjadi pilihan favorit para pemudik. Dari keterangan Kombes Pol. Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah Dr. Baharuddin Muhammadsyah, SH, SIK, M.Si, gara-gara pilihan masyarakat itu arus kendaraan yang keluar di Brexit berkurang.

“Hampir 60, bahkan 70 persen masyarkat menginginkan melewati jalan darurat tersebut,” kata Baharudin kepada Tim Merapah Trans-Jawa Kompas.com dan Otomania.com di Brexit, Jumat (23/6/2017).

KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZES
Foto udara situasi persimpangan Exit Grising, Batang, Jawa Tengah, Kamis (22/6/2017).Hari ini jalur darurat Brebes Timur, Pemalang, Batang dibuka 24 jam.

Fungsionalisasi jalan darurat disambut baik oleh Baharuddin. Dia mengatakan penggunaannya sangat efektif mengurangi kepadatan kendaraan di Brexit. Tercatat, arus lalu lintas tertinggi di Brexit terjadi pada H-4 Hari Raya Lebaran atau pada Rabu (21/6/2017) yakni meningkat 70 persen dari biasanya.

Pada hari ini, Jumat (23/6/2017), arus lalu lintas di Brexit terpantau lancar, kepadatan yang terjadi cepat terurai. Menurut Baharuddin, peningkatan jumlah kendaraan dari arah Jakarta bakal terjadi sekitar pukul 18.00 WIB.

“Kita lihat kemacetan yang ada mudah diurai dan tidak terlalu lama mengurainya dengan fasilitas yang ada, yang sudah disiapkan pemerintah pada tahun ini,” ucap Baharuddin.