Datsun Bertahan Sandang Status Murah

Febri Ardani Saragih - Minggu, 14 Mei 2017 | 09:11 WIB

Perjalanan Datsun di Bandar Lampung Datsun Risers Expedition (DRE) 2 (Febri Ardani Saragih - )

Jakarta, Otomania.com – Merek pemain Low Cost Green Car (LCGC) paling muda, Datsun, tetap bertahan konvensional membidik pasar asli yaitu masyarakat yang baru pertama kali beli mobil. Kelompok masyarakat itu sangat sensitif pada harga sebab itu Datsun mempertahankan harga jualnya tetap terjangkau.

Saat ini model paling murah Datsun seharga Rp 98,7 juta sedangkan yang paling mahal Rp 122,5 juta. Head of Datsun Indonesia Indriani Hadiwidjaja mengatakan seting harga ditentukan untuk konsumen pembeli mobil pertama yang punya anggaran terbatas.

“Untuk Datsun saat ini kami masih berada di segmen LCGC yang bisa dibilang produk kami yang paling terjangkau dari semua,” kata Indriani di Yogyakarta, Sabtu (13/5/2017).

Datsun bisa bertahan murah juga didukung belum adanya kelengkapan tambahan seperti kantong udara di penumpang depan, anti-lock braking system (ABS), dan transmisi otomatis. Sejak meluncur pada 2014, Indriani mengatakan 70 persen konsumen dua model GO dan GO+berasal dari konsumen yang baru pertama kali memiliki mobil.

Walau harganya terjangkau konsumen Datsun merasakan pelayanan purna jual dengan kualitas diler Nissan. Hal itu dianggap jadi kelebihan memiliki Datsun.