Ini Rencana Rekayasa Lalu Lintas di Aksi 5.5

Setyo Adi Nugroho - Jumat, 5 Mei 2017 | 09:25 WIB

Buruh melakukan unjuk rasa di seputar bundaran Bank Indonesia, Jakarta, memperingati Hari Buruh Sedunia, Senin (1/5/2017). Aksi buruh serentak dilakukan di seluruh wilayah di Indonesia menuntut agar pemerintah menghapuskan sistem outsourcing, magang dan upah layak. (Setyo Adi Nugroho - )

Jakarta, Otomania.com – Rencana unjuk rasa pada Jumat, (5/5/2017) membuat Polda Metro Jaya (PMJ) mempersiapkan berbagai hal untuk mengamankan jalannya penyampaian aspirasi oleh masyarakat. Persiapan tersebut antara lain penambahan personel di lapangan, penyediaan kantung parkir untuk kendaraan para peserta aksi serta jalur alternatif.

“Dalam rangka menciptakan dan membangun situasi aman, lancar dan tertib dalam kegiatan aksi Simpatik 5.5 di sekitar Mahamah Agung, Ditlantas Polda Metro Jaya bersama beberapa pihak terkait merencanakan pengaturan dan rekayasa lalu lintas. Ini agar kegiatan dapat berjalan lancar, aman dan terkendali,” ucap AKBP Budiyanto, Kasubdi bid Gakkum Dirlantas Polda Metro Jaya dalam keterangan resmi, (Kamis (4/5/2017).

Pengalihan arus tersebut antara lain
1. Arus lalu lintas dari Jalan Hayam Wuruk menuju Jalan Majapahit‎ dialihkan ke kiri ke Jalan Majapahit;

2. Arus lalu lintas dari Lapangan Banteng menuju Jalan Veteran dialihkan ke kanan Jalan Pos;

3. Arus lalu lintas dari Jalan Gunung Sahari menuju ke Jalan Dr. Sutoyo‎ diluruskan ke Jalan Senen Raya;

4. Arus lalu lintas dari Jalan Senen Raya menuju Jalan Budi Utomo diluruskan ke Jalan Gunung Sahari;

5. Arus lalu lintas dari Jalan Medan Merdeka Timur menuju‎ Jalan Medan Merdeka Utara dialihkan ke Jalan Perwira;

6. Arus lalu lintas dari arah Simpang Lima Senen menuju RSPAD diluruskan ke Jalan Senen Raya-Wahidin;

7. Arus lalu lintas dari Cikini Raya menuju M Ridwan Rais dialihkan ke kanan Jalan Kwitang Raya atau dari arah Kwitang Raya diputar balikkan kembali ke Jalan Kwitang Raya;

8. Arus lalu lintas dari arah Jenderal Sudirman menuju ke Jalan Medan Merdeka Barat dialihkan ke Jalan Kebon Sirih atau Tanah Abang;

9. Arus lalu lintas yang datang dari arah Abdul Muis diluruskan ke Jalan Harmoni maupun Fachrudin;

10. Arus lalu lintas dari arah Abdul Muis menuju Jalan Museum diluruskan ke Jalan Fachrudin, begitu juga sebaliknya.

Selain itu PMJ juga mempersiapkan 620 personil dan 220 personil cadangan untuk pengaturan lalu lintas di seluruh area yang berdampak dengan aksi. Kantong-kantong parkir yang disiapkan antara lain di Gelora Bung Karno, Lapangan Banteng, Masjid Istiqlal, dan IRTI.