Avanza Termewah Sabet Gelar "The King of Black"

Stanly Ravel - Rabu, 26 April 2017 | 16:25 WIB

Avanza Veloz The King of Black Solo (Stanly Ravel - )

Jakarta, Otomania.com - King of Black menjadi salah satu kategori yang diburu para peserta kontes modifikasi Black Auto Battle. Untuk seri pertama di Solo, Jawa Tengah, gelar ini sukses disabet oleh Arief Wibowo dengan modifikasi Toyota Avanza Veloznya.

Dengan tema luxury elegant, Arief sukses menaikkan derajat mobil sejuta umat yang disajikan mewah pada sisi eksterior dan interior. Bahkan bisa dibilang, ini satu-satunya Avanza termewah pada seri pembuka Black Auto Battle 2017 yang berlangsung di lahan parkir The Park, Solo, Jawa Tengah.

Baca : Buasnya Mustang Shelby di Black Auto Battle 2017 (Video)

Meski demikian, ini bukan kali pertamanya Arief mendapat gelar di ajang modifikasi. Pada 2016 lalu ia juga sudah mengantongi beberapa kategori di acara yang sama.

"Mobilnya sama dengan tahun kemarin waktu turun di Final Battle 2016 Surabaya. Perubahan paling baru ada di interior, itu saya rombak total dibuat lebih mewah seperti lounge," ucap Arif saat dihubungi Otomania, Rabu (26/4/2017).

dok. blackxperience
Interior dibalut ulang dengan rombakan signifikan.

Kesan elegan sudah kencang terlihat dari tampilan eksterior yang memiliki ground clearance pendek dengan pelek berdimensi besar. Untuk mengejar status The King of Black, maka kelir standar bodi di cat ulang menggunakan warna hitam polos.

"Sarat utamanya memang warna mobil harus hitam. Benar-benar hitam pilihannya cuma dua, mau glossy atau doff, tidak boleh yang ada aksen-aksen lain," kata Arief.

Arief
Sesi penjurian Black Auto Battle 2017

Ubahan pada interior dilakukan dengan membungkus ulang lapisan jok menggunakan material kulit keluaran Murano yang dibentuk dengan model sofa. Agar makin mengentalkan nuansa lounge, maka pada bagian tengah kursi baris kedua dibuat pemisah yang juga berfungsi sebagai etalase meletakan gelas serta botol minuman.

Baca : Black Auto Battle Bukan Sembarang Ajang Modifikasi

Tidak cukup dengan itu, Arief juga merombak sektor in car entertainment dengan menambahkan jumlah monitor yang dulunya hanya lima saat ini berkembang jadi 16 monitor. Letaknya dibuat menyebar, mulai dari dasbor, panel pintu, headrest, sampai di belakang pintu bagasi.

Selain hiburan, Arief juga memperkaya fitur pemanja dengan aplikasi Andorid Control System. Melalui fitur tersebut, hampir seluruh komponen di mobil bisa di kontrol hanya melalui sebuah ponsel, mulai dari menghidupkan dan mematikan mesin, air suspension, membuka kap mesin, moonroof, dan lampu interior.

dok. blackxperience
Bagasi belakang dibuat full untuk audio

"Sistem kontrol android yang saya pakai itu 16 channel dengan modul. Saya buat sendiri bersama teman yang kebetulan pintar di bidang IT. Untuk ke depannya, mau nambah channel mungkin untuk pintu dan bagasi," ucap pria asal Yogyakarta tersebut.