Tertarik Motor Adventure Bekas, Perhatikan Ini

Setyo Adi Nugroho - Senin, 27 Maret 2017 | 12:53 WIB

Deretan produk trail KAwasaki ditawarkan di booth KAwasaki di Jakarta Fair 2016 (Setyo Adi Nugroho - )

Jakarta, Otomania.com – Sepeda motor jenis trail, outdoor atau adventure belakangan semakin digemari. Konsumen jenis motor ini tidak pernah sepi, baru saja hadir Kawasaki Versys-X 250 dan Honda CRF250Rally, yang meramaikan segmen.

Meningkatnya peminat pada motor jenis luar ruang ini membuat pasar motor bekas juga ikut terpengaruh. Sopian MX dari Roby Steam di Arteri Kelapa Dua Raya, toko khusus menjual motor jenis trail, mengungkapkan selalu ada permintaan setiap bulannya dari konsumen.

“Konsumen yang mencari motor bekas cukup ramai, setiap bulannya pasti ada. Ini karena jenis motor trail termasuk hobi yang disukai. Konsumennya pun berasal dari Sabang hingga Merauke,” ucap Sopian yang ditemui Jumat, (24/3/2017) lalu.

Menurut Sopian, bagi konsumen yang hendak membeli motor trail bekas ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah kelengkapan surat-surat untuk memenuhi persyaratan di jalan raya.

"Surat tidak lengkap berarti akan ada tambahan dana untuk mengurusnya. Konsumen harus kembali mempertimbangkan ini," ucap Sopian

Kedua adalah bentuk fisik kendaraan. Periksa kondisinya apakah ada yang rusak atau tidak. Khusus untuk motor trail bila menggunakan aksesori berkualitas dapat menambah harga jual.

“Misalnya bannya sudah diganti dengan ban pacul, itu ada nilai tambah. Selain itu penggunaan aksesori berkualitas, misal sudah mengganti dengan knalpot FMF, atau sokbreker depan belakang milik KTM Special Engine. Ini harganya bisa diatas Rp 8 juta sendiri untuk satu aksesori. Nilai jual motornya tentu bertambah,” ucap Sopian.

Selain itu konsumen juga dapat menilai dari jarak tempuh yang tercatat di odometer. Bila tercatat jarak tempuhnya cukup tinggi, konsumen dapat memeriksa kondisi mesin apakah terawat. Ini untuk menghindari kesulitan saat digunakan di tempat-tempat terpencil nantinya.