Kendalikan Liarnya MV Agusta Brutale 800

Setyo Adi Nugroho - Rabu, 15 Maret 2017 | 08:05 WIB

MV Brutale 800 2017 (Setyo Adi Nugroho - )

Jakarta, Otomania.com – MV Agusta Brutale 800 dikenalkan pada Februari lalu untuk memuaskan penggemarnya di Indonesia. Motor streetfighter ini hadir dengan beberapa perubahan dibanding model terdahulu yang merupakan hasil pengembangan selama 15 tahun sejak pertama kali dikenalkan di awal tahun 2000-an.

Otomania berkesempatan menjajal Brutle 800 Februari silam di Sirkuit Sentul, Jawa Barat. Meski hanya diberi kesempatan sebanyak dua putaran namun Otomania.com coba menjabarkan impresi berkendara terutama pengendalian dari motor Italia ini.

Berada di atas Brutale 800 bisa dikatakan cukup nyaman terutama untuk pengendara dengan tinggi 169 cm. Kedua kaki masih dapat menapak dengan penuh di aspal berkat tinggi jok yang hanya 830 mm.

Meski terlihat kecil, namun jok Brutale 800 sebenarnya hadir lebih lebar dari model terdahulu dan menggunakan bahan yang lebih empuk. Ini untuk memberikan kenyamanan bagi pengendara saat perjalanan jauh.

Tangki berbentuk trapezoid dengan kapasitas 16,5 liter cukup nyaman menjadi tempat paha bersandar saat berkendara. Brutale 800 mendesain bagian tangki dengan beragam lekukan dan sayap agar posisi saat berkendara dapat meminimalkan hambatan udara.

Istimewa/Eka Raharja
MV Agusta Brutale RR 2017

Penampakan pada meter cluster cukup sederhana dengan layar LCD berisi aneka informasi kondisi motor. Hanya saja kehadiran banyak tombol di sisi kiri dan kanan motor meninggalkan kepraktisan motor sport

Posisi setang dikatakan lebih tinggi dibanding model terdahulu, nyaman saat berkendara santai meski Otomania.com merasakan masih terbilang rendah dan membuat badan sedikit membungkuk. Setang ini bukan favorit saat berada di lintasan balap karena lebarnya menyulitkan biker yang gemar rebah saat berbelok.

Saat pertama mencoba, sedikit kesulitan mengarahkan motor untuk berbelok. Motor berbobot 175 kilogram ini seperti susah diarahkan sesuai kehendak, karena memang belum mengenal karakternya. Namun setelah beberapa tikungan, motor ini menjadi lebih mudah dikendalikan.

Kondisi aspal sirkuit yang beraneka ragam menjadi tempat yang cocok untuk merasakan performa suspensi depan Marzocchi upside down berukuran 43 mm yang mampu meredam getaran dengan baik. Suspensi belakang Sachs yang memiliki pengaturan pre load masih terasa sedikit keras terutama saat motor menghajar beberapa bagian sirkuit.

Istimewa
MV Brutale 800 2017

Otomania lebih penasaran bagaimana motor ini digunakan dalam kondisi keseharian.

Bagaimana performa motor dengan harga Rp 530 juta ini? Simak di artikel berikutnya.