Mahasiswa Oprek Mesin Honda Supra Bisa Teguk Etanol

Febri Ardani Saragih - Selasa, 14 Maret 2017 | 19:11 WIB

Cikal Ethanol, Tim dari Institut Teknologi Bandung saat mengikuti Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) (Febri Ardani Saragih - )

Jakarta, Otomania.com – Bahan bakar etil alkohol atau yang lebih dikenal etanol memang belum familiar buat masyarakat umum. Namun di kalangan mahasiswa, pengembangannya dilakukan secara berkelanjutan.

Salah satunya diperlihatkan Institut Teknologi Bandung lewat tim Cikal Ethanol yang akan bertanding di kompetisi kendaraan irit Shell Eco Marathon (SEM) 2017 di Singapura. Kendaraan yang dirakit dinamakan Cikal Ethanol dengan basis mesin Honda Supra X 125 cc.

Rudy Ong, Manajer Tim Cikal Ethanol, menjelaskan etanol merupakan alternatif bahan bakar yang siklus pembaruannya lebih baik ketimbang jenis fosil. Etanol berasal dari tumbuhan.

Etanol beda karakter dengan bahan bakar bensin. Maka itu butuh penyesuaian agar mesin pembakaran dalam Supra X yang dirancang untuk bensin jadi bisa meneguk etanol. Rudy menjelaskan kondisi mesin yang dipakai sekarang jauh dari standar pabrikan.

Rudy Ong
Cikal Ethanol, kendaraan kreasi Tim Cikal Ethanol dari Institut Teknologi Bandung sebelum dikirim untuk mengikuti Shell Eco Marathon 2017 di Singapura.
Karakter utama etanol punya oktan yang tinggi, disebut 110 – 120. Itulah sebabnya riset dilakukan mengubah bukaan katup dan mempercepat waktu pembakaran buat menyesuaikan.

Tahun lalu, di SEM Asia 2016 di Filipina, Cikal Ethanol berhasil mendapatkan angka efisiensi 183,6 kpl. Hasil itu berada di posisi kedua, kalah tipis dari tim Vietnam yang bisa mencapai sekitar 186 kpl.

Tahun ini pengembangan berlanjut. Saat dites internal Cikal Ethanol sanggup mencetak angka di atas 200 kpl. Harapannya, bakal juara di SEM Asia 2017.