Ingat Lagi Keunggulan Mesin Hibrida

Setyo Adi Nugroho - Kamis, 23 Februari 2017 | 19:05 WIB

Teknologi mesin hybrid Toyota (Setyo Adi Nugroho - )

Jakarta, Otomania.com – Mobil dengan teknologi hibrida (hybrid) saat ini bisa dipilih calon konsumen di Indonesia. Beberapa produsen mennghadirkan produk mereka dengan keunggulan teknologi masing-masing.

Meski harganya masih terbilang mahal, produk mobil hibrida tidak bisa dipungkiri memiliki beberapa kelebihan dibanding dengan mobil biasa. Keunggulan ini yang selalu menjadi nilai jual kendaraan hibrida.

“Teknologi hybrid itu punya empat kelebihan. Pertama rendah emisi, lalu minim polusi suara, akselerasi lebih bertenaga juga halus dan terakhir adalah lebih irit bahan bakar,” ucap Gandhi Ahimsaputra, Product Knowledge Head PT Toyota Astra Motor (TAM) saat menjadi pembicara dalam workshop pengenalan teknologi Toyota, Kamis (23/2/2017).

Rendah emisi mesin hibrida didapat dari berkurangnya kinerja mesin konvensional. Mesin ini dibantu motor listrik untuk mengurangi kerja pembakaran mesin. Saat mesin listrik bekerja, mesin konvensional benar-benar tidak digunakan.

Akibat mesin konvensional yang tidak bekerja, maka mobil hibrida juga menjadi lebih senyap. Pada teknologi Toyota Hybrid System (THS) pergantian dari mesin konvensional ke mesin listrik dan sebaliknya sudah tidak menimbulkan banyak suara.

Kelebihan lainnya dari mesin hibrida adalah akselerasi yang lebih mulus. Ini karena kinerja motor listrik yang menggantikan mesin konvensional yang biasanya menggerakkan mobil pertama kali.

“Kita mulai injak pedal gas itu di mesin konvensional ada jeda waktu untuk kerja mesin mengantarkan tenaga. Sedangkan di motor listrik itu begitu pedal gas diinjak maka torsi yang dihasilkan seketika,” ucap Gandhi.

Terakhir, teknologi hibrida membuat konsumsi bahan bakar lebih rendah karena kombinasi penggunaan motor listrik dan mesin konvensional. Saat-saat tertentu, motor listrik bekerja menjadi penggerak bergantian dengan mesin konvensional.