Cara Keliru Keringkan Helm yang Basah

Setyo Adi Nugroho - Kamis, 23 Februari 2017 | 07:25 WIB

Pahami prosedur standar bersepeda motor di jalanan basah. (Setyo Adi Nugroho - )

Jakarta, Otomania.com – Musim hujan jadi saat yang merepotkan bagi pengendara motor. Saat berkendara, helm yang digunakan basah tidak hanya di bagian luar namun sampai bagian busa di bagian dalam.

Bila dibiarkan tentu akan menimbulkan ketidaknyamanan dalam berkendara. Kemungkinan besar helm akan berbau tidak sedap.

“Biasanya kalau hujan di pagi hari, lalu ada sinar matahari, akan dimanfaatkan untuk menjemur bagian dalam helm. Tindakan ini sebenarnya kurang tepat,” ucap Agus Hermawan, owner Juragan Helm saat dihubungi, Rabu (22/2/2017).

Memanfaatkan sinar matahari terik secara langsung untuk mengeringkan bagian dalam helm akan berpengaruh pada kemampuan busa untuk menyerap benturan. Ini karena panas berlebihan yang diterima mengubah kemampuan busa padat di dalam helm.

Menurut Agus cara paling tepat untuk mengeringkan bagian dalam helm adalah dengan memanfaatkan kipas angin. Bisa juga dengan sinar matahari namun pastikan tidak langsung seperti di bawah kanopi yang masih tembus cahaya.

“Sesampainya di rumah, agar helm basah kering dan nyaman dipakai esok harinya, gunakan saja kipas angin. Kalau pagi hari menuju kantor, biasanya jarang bertemu kipas angin,” ucap Agus.

Penggunaan kondensor pendingin ruangan juga bisa dimanfaatkan untuk mempercepat bagian dalam helm kering. Letakkan saja di dekat kondensor yang terdapat di luar.

Terpenting bagi pemilik helm, jangan lupa untuk mengeringkan helm yang basah agar saat digunakan tetap nyaman. Ini juga menjadi bagian perawatan helm.