Mengapa Bukan All-New March yang Meluncur?

Febri Ardani Saragih - Senin, 13 Februari 2017 | 16:02 WIB

Nissan March desain 2017. Perubahan pada DRL yang menggantikan lampu kabut dan head unit 7 inci layar sentuh di kabin. (Febri Ardani Saragih - )

Jakarta, Otomania – Nissan Micra atau yang dikenal dengan nama March telah beralih ke generasi kelima di Eropa. Lantas mengapa di dalam negeri, Nissan Motor Indonesia (NMI) masih mengandalkan model lama?

Budi Nur Mukmin GM Marketing Strategy & Product Planning NMI, di Tangerang Selatan, Senin (13/2/2017), menjelaskan, generasi baru March yang mengadopsi konsep Sway ditujukan buat pasar Eropa. All-New March mulai diproduksi awal tahun ini di pabrik Nissan di Flins, Paris, Prancis.

Menurut Budi pilihan mesin yang tersedia di Eropa, yaitu 1.0L, 0,9L turbo, dan 1.5L diesel, belum cocok untuk Indonesia atau pasar Asia. Budi mengindikasikan, March generasi baru untuk Asia kemungkinan memakai desain yang berbeda dari Eropa.

Carscoops
Nissan Micra (March) generasi kelima.
Bila saja sudah waktunya, kelahiran generasi baru March untuk Indonesia sudah pasti mengikuti perubahan di Thailand. Pasokan March ke dalam negeri selama ini diimpor completely built up (CBU) dari pabrik NIssan di negara itu.

Sementara menunggu perubahan besar datang, NMI meluncurkan penyegaran buat March di dalam negeri. Mengandalkan bodi generasi ketiga, NMI menyematkan dua fitur baru yakni daytime running light dan head unit 7 inci layar sentuh.

Penyegaran itu diharapkan bisa membuat March kompetitif, pasalnya desain mobil kota paling kecil NMI itu bertahan sejak meluncur pada Desember 2010 lalu. Harap sabar jika Anda berharap generasi baru March segera hadir.